BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Balikpapan Kota Ramah Anak Butuh Peran Orang Tua

Balikpapan Kota Ramah Anak Butuh Peran Orang Tua

Murid salah satu TK di Balikpapan. Mewujudkan kota ramah anak tak sekadar melalui pendidikan maupun taman bermain, tetapi juga butuh peran orang tua. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Komitmen membangun kota ramah anak terus diperkuat. Namun, keberhasilan tidak hanya bergantung pada pemerintah. Peran keluarga, terutama orang tua, menjadi kunci utama.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menegaskan pemerintah kota telah menyiapkan berbagai program dan fasilitas. Meski begitu, lingkungan keluarga tetap menjadi fondasi utama pembentukan karakter anak.

“Pemerintah sudah menyiapkan program dan fasilitas. Tetapi yang paling dekat dengan anak adalah orang tua,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).

Rahmad menyebut rumah sebagai tempat awal pendidikan anak. Orang tua berperan mengenalkan nilai baik dan buruk sejak dini.

“Agar anak tumbuh dengan karakter kuat dan terlindungi dari pengaruh negatif,” kata Rahmad.

Balikpapan Hujan Deras, MT Haryono Kembali Tergenang

Ia juga mengingatkan agar orang tua tidak memberi kebebasan berlebihan. Anak perlu pendampingan dan batasan yang jelas dalam aktivitas sehari-hari.

Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya mencegah berbagai risiko, termasuk kekerasan dan pelecehan terhadap anak.

Tantangan Era Digital

Rahmad juga menyoroti penggunaan media digital. “Teknologi penting, namun penggunaannya harus secara bijak,” pesannya.

Orang tua agar aktif mengawasi serta mendampingi anak saat mengakses perangkat digital. “Media digital penting, tapi perlu pembatasan dan pendampingan,” imbuhnya.

Selain keluarga, peran lingkungan juga penting. Pemerintah Kota Balikpapan mendorong keterlibatan RT dalam pengawasan dan perlindungan anak.

Gedung Baru DPRD Balikpapan Belum Berfungsi, Biaya Operasional Bertambah

Dana operasional RT bahkan mendapat peningkatan sebagai bentuk dukungan. Namun, bantuan tersebut harus seimbang dengan kinerja yang optimal.

“Jika tidak menjalankan fungsi dengan baik, bisa saja terjadi evaluasi hingga pencabutan dana,” tegasnya. (bro2)