BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Warga Karangjoang Ancam Tutup Akses Waduk Manggar Balikpapan

Warga Karangjoang Ancam Tutup Akses Waduk Manggar Balikpapan

Warga Karangjoang ancam tutup akses Waduk Manggar akibat belum dapat air bersih. DPRD Balikpapan minta solusi segera dan pembangunan bertahap. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Persoalan air bersih Kelurahan Karangjoang, Balikpapan Utara, kembali mencuat. Warga mengancam menutup akses menuju Waduk Manggar karena belum mendapat layanan air bersih.

Keluhan terungkap dalam pertemuan warga dengan Anggota DPRD Balikpapan, Syarifuddin Oddang, Jalan Soekarno-Hatta Km 10 Balikpapan Utara pada Rabu (29/4/2026) lalu.

Warga menilai persoalan ini sudah berlangsung lama tanpa penyelesaian. Sejumlah usulan pemasangan jaringan distribusi air bahkan belum terealisasi.

Ketua RT 18 Karangjoang, Karlan, mengungkapkan warga bahkan telah membayar sekitar Rp15 juta untuk sambungan pipa, namun hingga kini belum ada pekerjaan.

“Sudah minta biaya, tapi sampai sekarang belum ada pemasangan,” katanya.

Disdikbud Balikpapan Raih Penghargaan Google Indonesia

Warga lainnya, Effendi juga mengaku belum pernah menikmati layanan air bersih meski telah puluhan tahun tinggal sekitar waduk. Situasi ini memicu kekecewaan warga hingga muncul rencana penutupan akses Waduk Manggar sebagai bentuk protes.

Menanggapi hal itu, Syarifuddin Oddang menegaskan bahwa Pemkot Balikpapan harus segera memenuhi kebutuhan air bersih.

“Ini kebutuhan dasar. Tidak bisa terus menundanya,” tegas Oddang.

Ia juga menyoroti banyaknya usulan warga yang belum ada tindak lanjut, sehingga memicu ketidakpercayaan masyarakat. Sehingga ia mendorong agar pembangunan jaringan tetap berjalan meski secara bertahap.

“Kalau tidak bisa sekaligus, kerjakan bertahap. Yang penting ada progres,” katanya.

Wali Kota Balikpapan Dukung Penghapusan Sistem Outsourcing

Sementara itu, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan melalui bagian distribusi, Yuzak, menyebut keterbatasan anggaran menjadi kendala utama, terutama untuk pembangunan pipa induk.

“Selama ini, pemasangan jaringan mendapa bantuan Dinas Pekerjaan Umum,” pungkasnya. (bro2)