BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Akses masyarakat terhadap bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan. Khususnya untuk Kecamatan Balikpapan Timur yang membutuhkan SPBU Pertalite.
Kini, Pemkot Balikpapan mulai mempertimbangkan penambahan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) khusus Pertalite dalam kawasan tersebut. Langkah tersebut setelah mendengarkan tuntutan dari mahasiswa yang menggelar unjuk rasa pada Senin (15/6/2026) kemarin.
“Aspirasi mahasiswa minimal ada satu SPBU melayani Pertalite untuk Balikpapan Timur. Usulan ini sedang kami pelajari,” kata Asisten Tata Pemerintahan Setdakot Balikpapan, Zulkifli, Selasa (16/6/2026).
Zulkifli menilai usulan mahasiswa lebih memungkinkan untuk penambahan SPBU Pertalite Balikpapan Timur. “Ketimbang membuka outlet Solar yang sudah pemerintah tolak,” ujarnya.
Pertimbangan utama juga terletak pada karakteristik pengguna BBM. Pertalite umumnya adalah untuk kendaraan roda dua dan roda empat berukuran kecil.
“Sehingga tidak berpotensi menimbulkan antrean panjang seperti kendaraan angkutan barang pengguna solar,” imbuhnya.
Sebelumnya, Pemkot Balikpapan telah menyatakan tidak memungkinkan membuka outlet solar subsidi di Balikpapan Timur. Kondisi jalan yang relatif sempit serta tingginya aktivitas wisata menjadi alasan utama penolakan tersebut.
“Tidak memungkinkan jika ada antrean truk yang mengganggu aktivitas wisata,” jelasnya.
Pemerintah, lanjut Zulkifli, akan melakukan kajian lebih lanjut dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, kapasitas SPBU yang tersedia, serta aspek teknis lainnya.
“Mudah-mudahan (SPBU Pertalite) bisa terealisasi untuk Balikpapan Timur,” pungkasnya. (bro2)

