BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Pemkot Balikpapan Siapkan TPS Darurat untuk Pedagang Pasar Sepinggan

Pemkot Balikpapan Siapkan TPS Darurat untuk Pedagang Pasar Sepinggan

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas'ud meninjau lokasi kebakaran Pasar Sepinggan, Sabtu (1/8/2026) pagi. Tempat penampungan sementara (TPS) darurat akan dibangun agar pedagang korban kebakaran bisa kembali berjualan. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota atau Pemkot Balikpapan segera membangun tempat penampungan sementara (TPS) bagi pedagang yang terdampak kebakaran Pasar Sepinggan. Langkah tersebut agar para pedagang dapat kembali beraktivitas sambil menunggu penataan dan rencana revitalisasi pasar.

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengatakan pemerintah akan lebih dulu membersihkan lokasi kebakaran sebelum mendirikan TPS darurat. Proses tersebut melalui koordinasi dengan para pedagang agar akses alat berat saat pembersihan tidak terhambat.

“Dengan dinas terkait kami sudah berbicara. Untuk penanganan darurat, kami akan segera membangun TPS,” kata Rahmad, Sabtu (1/8/2026).

Rahmad mengungkapkan, revitalisasi Pasar Sepinggan sebenarnya telah menjadi rencana pemerintah. Namun, realisasinya masih menunggu dukungan anggaran, termasuk dari pemerintah pusat.

“Memang ada niat kami untuk merevitalisasi pasar ini. Hanya saja anggarannya masih harus kami kawal melalui kementerian. Mudah-mudahan bisa segera terealisasi karena pasar ini merupakan pasar legendaris dan menjadi tempat mencari nafkah bagi banyak masyarakat,” ungkapnya.

250 Petak Kios Terbakar di Pasar Sepinggan Balikpapan

Selain pembangunan TPS, Pemkot Balikpapan juga akan mengevaluasi sistem keselamatan kebakaran seluruh pasar tradisional, termasuk memastikan ketersediaan alat pemadam api ringan (APAR).

“Bukan hanya pasar ini, tetapi juga fasilitas umum lainnya. APAR harus tersedia, termasuk perkantoran dan seluruh pasar,” tegasnya.

Rahmad menambahkan, pembangunan TPS berlokasi atas lahan Pasar Sepinggan yang terbakar setelah proses pembersihan selesai. Pemkot Balikpapan tidak memilih opsi memindahkan pedagang ke area parkir karena akan menimbulkan persoalan baru.

“Justru akan mengganggu aktivitas pengunjung dan kendaraan. Itu bukan solusi karena bisa membuat pembeli sulit datang dan akhirnya berdampak pada penjualan pedagang,” pungkasnya. (bro2)

Pasar Sepinggan Balikpapan Direvitalisasi Usai Kebakaran