BERANDAPOST.COM, SAMARINDA – Kemasan menarik dan harga murah sering kali menjadi alasan masyarakat membeli produk pangan, obat, maupun kosmetik. Namun dari penampilan yang meyakinkan, tidak semua produk aman untuk masyarakat konsumsi atau gunakan.
Karena itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda mengingatkan masyarakat agar lebih teliti sebelum membeli produk. Langkah sederhana seperti memeriksa kemasan, label, izin edar, dan masa kedaluwarsa dapat menjadi benteng pertama untuk melindungi kesehatan diri dan keluarga.
PFM Ahli Madya BPOM Samarinda, Moh Faizal, mengajak masyarakat menjadi konsumen yang cerdas dan aktif mengawasi produk yang beredar.
“Teliti sebelum membeli dan laporkan jika ada pelanggaran. Terapkan Cek KLIK sebelum membeli produk dan manfaatkan aplikasi BPOM Mobile untuk memeriksa legalitas produk,” kata Faizal, Senin (15/6/2026).
Menurutnya kasus keracunan pangan masih dapat terjadi akibat berbagai faktor. Mulai dari penggunaan bahan baku yang tidak memenuhi standar, penambahan zat berbahaya secara sengaja, hingga proses pengolahan, penyimpanan, dan distribusi yang tidak sesuai ketentuan.
Kondisi tersebut dapat memengaruhi kualitas produk dan menimbulkan risiko kesehatan bagi konsumen.
Salah satu hal yang paling mudah untuk masyarakat kenali adalah kondisi fisik kemasan produk. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak membeli produk yang menunjukkan tanda-tanda kerusakan.
Kemasan yang menggembung, penyok, bocor, atau cekung bisa menjadi indikasi adanya masalah pada isi produk dan berpotensi membahayakan kesehatan.
“Sebaiknya tidak membeli produk yang kemasannya terdapat bagian yang menggembung atau cekung,” imbaunya.
Prinsip Cek KLIK
Selain memperhatikan kondisi kemasan, masyarakat juga perlu membiasakan untuk menerapkan prinsip Cek KLIK. Melalui langkah tersebut, konsumen dapat memastikan produk memiliki informasi yang jelas, legal, dan masih layak guna.
Faizal menegaskan bahwa kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam mencegah peredaran produk yang tidak memenuhi syarat keamanan.
Apabila mengalami gangguan kesehatan yang diduga berkaitan dengan makanan, obat, atau produk tertentu, masyarakat agar segera mencari pertolongan medis supaya mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat.
“Setelah itu, masyarakat dapat melaporkan kejadian tersebut agar petugas dapat melakukan penelusuran lebih lanjut,” imbuhnya.
Laporan masyarakat sangat penting karena dapat membantu BPOM maupun instansi terkait melakukan investigasi terhadap produk yang bermasalah. (bro2)

