NASIONAL
Beranda / TOPIK / NASIONAL / Kemenhaj Mulai Bangun PLHUT, Tiga Daerah Jadi Percontohan

Kemenhaj Mulai Bangun PLHUT, Tiga Daerah Jadi Percontohan

Kementerian Haji dan Umrah memulai pembangunan PLHUT di 40 daerah. Tiga lokasi telah memasuki tahap konstruksi untuk memperkuat layanan haji dan umrah. (HO - Kemenhaj)

BERANDAPOST.COM, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia memulai pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) pada tahun anggaran 2026. Program ini untuk meningkatkan kemudahan, kenyamanan, dan efisiensi pelayanan bagi calon jemaah haji dan umrah.

Kepala Biro Perencanaan Kementerian Haji dan Umrah, M. Noer Alya Fitra, mengatakan penetapan satuan kerja (satker) penerima alokasi proyek yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Prosesnya bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, serta Kementerian Keuangan.

“Sementara seluruh proses pengadaannya berada dalam koordinasi Biro Umum. Langkah tersebut juga untuk menjamin tata kelola yang tertib, transparan, dan akuntabel sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Noer Alya Fitra, Rabu (29/7/2026).

Pada tahun ini, pemerintah menargetkan pembangunan PLHUT untuk 40 kabupaten/kota seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, tiga lokasi bahkan telah resmi memasuki tahap konstruksi fisik.

Seluruh proses pengadaan paket pekerjaan pembangunan melalui sistem E-purchasing Mini Kompetisi.

Penyelundupan 69 Burung dari Balikpapan Digagalkan di Surabaya

Kepala Biro Umum Kementerian Haji dan Umrah, Slamet, menegaskan pengawasan pembangunan agar berjalan sesuai target kualitas bangunan maupun penggunaan anggaran.

“Seluruh mekanisme pengadaannya kami jalankan secara ketat dan transparan guna menjamin efisiensi serta kualitas hasil bangunan,” kata Slamet.

Ia menjelaskan, tiga lokasi yang telah memasuki tahap pembangunan adalah Kota Cimahi dan Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, serta Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan.

Keberadaan gedung PLHUT agar dapat mendekatkan layanan administrasi haji dan umrah kepada masyarakat. Fasilitas tersebut nantinya juga berfungsi sebagai pusat layanan terpadu satu pintu.

“Melayani pendaftaran, bimbingan manasik, hingga koordinasi dengan bank penerima setoran haji,” pungkasnya.

Jubir Otorita IKN Troy Pantouw Meninggal dalam Rusun, Polisi Selidiki Penyebabnya

Kementerian Haji dan Umrah menargetkan proses pengadaan dan pembangunan pada 37 lokasi lainnya dapat segera dipercepat sehingga seluruh target pembangunan PLHUT secara nasional pada 2026 dapat terealisasi sesuai rencana. (bro2)