BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Perayaan Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah berlangsung tanpa gangguan berarti dari sisi kelistrikan. Pasokan listrik di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara) tetap aman hingga akhir masa siaga.
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) memastikan sistem kelistrikan tetap andal selama periode siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) yang berlangsung 12-31 Maret 2026.
Saat beban puncak mencapai 768,9 MW, daya mampu pasok berada pada angka 1.042,6 MW. Cadangan daya mencapai 273,6 MW. Kondisi ini memastikan kebutuhan listrik rumah tangga, rumah ibadah, layanan publik, hingga objek vital tetap terpenuhi.
PLN juga mengoperasikan 95 posko siaga dengan dukungan 981 personel teknik, 193 pegawai, dan 35 personel PDKB. Seluruh tim bersiaga 24 jam untuk menjaga keandalan sistem.
Termasuk juga menyiapkan peralatan pendukung, mulai dari UPS, unit gardu bergerak, kendaraan operasional, hingga crane untuk percepatan penanganan gangguan.
Selama masa siaga, sempat terjadi gangguan akibat faktor eksternal seperti pohon tumbang. Namun, seluruh gangguan berhasil teratasi dengan cepat sehingga tidak mengganggu layanan secara luas.
SPKLU Dukung Mudik Listrik
Selain pasokan listrik, PLN juga memastikan kesiapan ekosistem kendaraan listrik.Sebanyak 77 unit SPKLU beroperasi optimal pada jalur utama dan titik strategis selama arus mudik dan balik.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyebut keberhasilan ini sebagai hasil kesiapan sistem dan soliditas tim. Ia juga menegaskan PLN akan terus meningkatkan layanan agar lebih tangguh dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Pasokan listrik tetap andal selama RAFI. Ini hasil kesiapsiagaan personel dan kekuatan sistem,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (4/4/2026).
PLN juga mengajak masyarakat memanfaatkan aplikasi PLN Mobile. Aplikasi ini memudahkan pembayaran, pembelian token, pelaporan gangguan, hingga permohonan tambah daya. (bro2)


