PPU
Beranda / DAERAH / PPU / Kapolres PPU Bahas Hukum dan Stabilitas Pangan dengan Mahasiswa

Kapolres PPU Bahas Hukum dan Stabilitas Pangan dengan Mahasiswa

Kapolres PPU AKBP Andreas Alek Danantara berdiskusi bersama mahasiswa. (BerandaPost.com/Humas Polres PPU)

BERANDAPOST.COM, PENAJAM – Suasana hangat buka puasa bersama antara Kapolres Penajam Paser Utara (PPU), AKBP Andreas Alek Danantara bersama mahasiswa, menjadi ruang dialektika, Rabu (4/3/2026) kemarin.

Adapun organisasi mahasiswa gabungan yang hadir antara lain, GMNI, PMII, IPM, dan IPNU, ini menjadi ajang dialog konstruktif lintas generasi.

Fokus utama pertemuan ini adalah membangun pemahaman bersama mengenai dua isu krusial: penegakan hukum yang humanis dan ketahanan ekonomi warga menjelang Idulfitri.

Dalam diskusi tersebut, AKBP Andreas Alek Danantara, secara khusus memaparkan esensi dari pembaruan KUHAP. Ia menekankan bahwa transformasi hukum saat ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan upaya memperkuat transparansi dan perlindungan Hak Asasi Manusia (HAM).

“Kami ingin mahasiswa menjadi jembatan literasi. Pembaruan KUHAP adalah komitmen kita untuk penegakan hukum yang lebih profesional. Kami butuh kontrol sosial dari rekan-rekan mahasiswa agar disinformasi masyarakat bisa kita redam bersama,” ujar Kapolres PPU.

Kemenag PPU Sebut Ada Imbauan Penundaan Umrah

RESPONS CEPAT ISU BAHAN POKOK

Dialog kian dinamis saat membahas keresahan masyarakat terkait kenaikan harga bahan pokok. Menanggapi kekhawatiran mahasiswa, pihak kepolisian memaparkan strategi pengawasan distribusi pangan PPU.

Adapun beberapa poin komitmen dalam diskusi tersebut antara lain, pengawasan Intensif, melalui Satgas Pangan akan memantau rantai distribusi untuk mencegah penimbunan. Mahasiswa mendapat akses untuk melaporkan temuan kecurangan distribusi.

“Bersama-sama memberikan pemahaman kepada warga agar tidak melakukan panic buying,” katanya.

Pertemuan yang turut menghadirkan Wakapolres PPU, Kompol Awan Kurnianto dan Kasat Intelkam, AKP Agus Suwito, menghasilkan komitmen bersama.

“Kami berkomitmen bahwa menjaga stabilitas PPU bukan hanya tugas polisi, melainkan hasil kolaborasi intelektual muda dan penegak hukum,” ungkapnya.

Disdukcapil PPU Minta ASN Perbarui Data KTP Elektronik

Sementara itu, perwakilan mahasiswa mengapresiasi langkah Polres PPU yang membuka ruang diskusi setara. Bagi mereka, forum seperti ini mengubah stigma “jarak” antara aparat dan aktivis menjadi kemitraan strategis.

“Kami melihat ini sebagai bentuk keterbukaan secara edukatif, dan kami berkomitmen menjaga kondusifitas wilayah dengan cara-cara yang santun namun tetap kritis,” ungkap salah satu perwakilan mahasiswa. (bro3)