BERANDAPOST.COM, PENAJAM – Lurah Petung, Achmad Ady Fitriady, merespons keluhan warga soal akses jalan menuju SMP Negeri 23 Penajam. Keluhan tersebut ramai beredar melalui media sosial dan memicu perhatian publik.
Menurutnya, kondisi jalan berkaitan langsung dengan aktivitas pembangunan lingkungan sekolah. Oleh karena itu, proses perbaikan berjalan bertahap mengikuti tahapan pekerjaan proyek.
Achmad Ady Fitriady menjelaskan kontraktor menyelesaikan pembangunan gedung sekolah lebih dahulu. Setelah itu, kontraktor wajib menangani perbaikan akses jalan pendukung.
Ia menegaskan kontraktor memegang tanggung jawab penuh atas perbaikan jalan tersebut. Program pembangunan sekolah memang mencakup akses pendukung bagi aktivitas pendidikan.
“Artinya mau tidak mau atau suka tidak suka, kondisinya harus itu, tapi kami terus mengingatkan kontraktor. Kami juga memantau agar mereka menyelesaikan tanggung jawab,” ujarnya, Sabtu (17/1/2026).
Ia menilai sebagian masyarakat menilai kondisi jalan hanya dari tampilan visual. Padahal, pekerjaan konstruksi masih berlangsung pada lokasi tersebut.
Selanjutnya, setelah kontraktor menuntaskan seluruh pekerjaan, kelurahan akan berkoordinasi dengan kecamatan dan UPTSPU. Koordinasi itu bertujuan memperbaiki akses jalan secara menyeluruh.
BERHARAP MASUK ANGGARAN PERUBAHAN
Ia berharap pemerintah memasukkan perbaikan jalan dalam anggaran perubahan. Harapan tersebut muncul karena jalan itu menjadi akses utama penunjang pendidikan siswa.
Achmad Ady Fitriady mengakui siswa tetap melewati jalan tersebut selama proses perbaikan. Kondisi ini tidak terhindarkan pada tahap pembangunan berjalan.
Meski begitu, pihak kelurahan terus mengingatkan kontraktor agar mempercepat penyelesaian pekerjaan. Ia juga memastikan tim kelurahan memantau kondisi jalan setiap hari.
“Kami melakukan pemantauan setidaknya satu kali sehari,” ujarnya.
Menanggapi jalan yang sempat becek dan sulit dilalui, ia menjelaskan pihak sekolah bersama siswa membuka jalur alternatif. Jalur tersebut membantu mobilitas siswa sementara waktu.
“Jalur itu berada pada bagian atas parit dekat sekolah dan berfungsi sebagai akses sementara,” katanya.
Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, ia menilai kondisi jalan sudah membaik. Situasi tersebut tidak separah yang tergambar dalam media sosial.
Ia menegaskan semua pihak telah menunjukkan upaya nyata dan keseriusan. Penanganan akses jalan menuju SMP Negeri 23 terus berjalan sesuai tanggung jawab masing-masing. (bro3)



