BERANDAPOST.COM, SAMARINDA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Samarinda memprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Timur akan mengalami curah hujan kategori menengah pada dasarian I atau periode 1-10 Mei 2026.
Curah hujan akan berada pada kisaran 50-150 milimeter dengan peluang kejadian lebih dari 80 persen pada sebagian besar wilayah.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto Samarinda, Riza Arian Noor, mengatakan hujan kategoti menengah mendominasi Kaltim secara umum.
“Meski ada beberapa daerah yang curah hujannya dengan intensitas lebih tinggi,” kata Riza, Selasa (5/5/2026).
Daerah tersebut yakni sebagian wilayah Kabupaten Mahakam Ulu dan Kutai Barat yang akan mengalami curah hujan kategori tinggi. “Berkisar 150 hingga 200 milimeter,” ungkapnya.
Dari sisi sifat hujan, BMKG memprakirakan kondisi Kalimantan Timur berada pada kategori normal, yaitu 85-115 persen ketimbang rata-rata klimatologis.
Namun demikian, sejumlah wilayah bakal mengalami sifat hujan di bawah normal, yakni 50-84 persen. Wilayah tersebut meliputi Kabupaten Paser, Berau, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Penajam Paser Utara, serta Kota Bontang, Samarinda, dan Balikpapan.
BMKG juga mencatat kondisi hari tanpa hujan (HTH) masih bervariasi dalam wilayah Kaltim. Berdasarkan data hingga 30 April 2026, sebagian besar daerah mengalami HTH kategori sangat pendek, yakni 1-5 hari, hingga kategori menengah 11-20 hari.
“Adapun hari tanpa hujan terpanjang tercatat terjadi untuk Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat, dengan durasi mencapai 14 hari,” pungkasnya. (bro2)


