BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / SPMB Balikpapan 2026 Ketat, Palsukan Sertifikat Prestasi Bisa Dipidana

SPMB Balikpapan 2026 Ketat, Palsukan Sertifikat Prestasi Bisa Dipidana

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufik. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB Balikpapan 2026 cukup ketat. Terutama dalam verifikasi dan validasi dokumen untuk jalur prestasi.

Langkah tersebut untuk mencegah praktik pemalsuan sertifikat maupun bentuk kecurangan lain yang berpotensi merugikan calon siswa yang berhak.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufik, menegaskan bahwa pemalsuan dokumen merupakan tindak pidana yang dapat berimplikasi hukum bagi pelakunya.

“Saya kira itu adalah pidana murni ketika melakukan sebuah kecurangan dan pemalsuan dokumen,” kata Irfan, Jumat (19/6/2026).

Menurutnya, tim verifikasi dan validasi memiliki kemampuan untuk mendeteksi berbagai bentuk dokumen yang tidak sah. Termasuk sertifikat yang pembuatannya menggunakan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

PTMB Fokus Rehabilitasi Jaringan Pipa, Kurangi Kebocoran Air

Sertifikat Bodong Mudah Terdeteksi

Irfan menjelaskan perkembangan teknologi memang memudahkan seseorang membuat dokumen yang tampak meyakinkan. Namun, tim verifikasi telah mampu membedakan dokumen asli dan palsu.

“Sekarang AI sangat mudah membuat sertifikat. Tetapi teman-teman tim verifikasi dan validasi sudah paham betul. Jadi jangan coba-coba memasukkan dokumen palsu karena itu bisa berimplikasi hukum,” tegasnya.

Ia mengatakan indikasi pemalsuan dapat terlihat dari berbagai aspek, baik secara administrasi maupun substansi prestasi yang tercantum dalam dokumen.

Tim verifikasi juga akan melakukan pemeriksaan lanjutan apabila menemukan sertifikat yang mencurigakan.

Bisa Uji Langsung Kemampuan Siswa

Selain memeriksa keaslian dokumen, pihaknya juga tidak menutup kemungkinan melakukan verifikasi langsung kepada calon peserta didik yang mengajukan jalur prestasi. Langkah tersebut untuk memastikan prestasi yang tercantum benar-benar milik siswa bersangkutan.

Kapasitas Waduk Manggar Susut 1 Juta Meter Kubik

“Kalau ada sertifikat yang mencurigakan, misalnya tertulis juara satu bulu tangkis tingkat provinsi atau nasional, bisa saja anaknya kami panggil untuk pengecekan,” ujarnya.

Irfan mencontohkan tim verifikasi dapat mengajukan pertanyaan sederhana yang berkaitan dengan cabang olahraga atau bidang prestasi yang tercantum dalam sertifikat.

“Misalnya tim menanyakan ada berapa jenis pukulan dalam bulu tangkis. Kalau memang atlet dan benar berprestasi, tentunya memahami dasar-dasar cabang olahraga tersebut,” katanya.

Ajak Orang Tua Bersikap Jujur

Irfan mengingatkan seluruh orang tua dan calon siswa agar tidak tergoda melakukan kecurangan demi mendapatkan kursi sekolah. Menurutnya, kejujuran menjadi kunci utama agar pelaksanaan SPMB Balikpapan 2026 berjalan adil dan transparan bagi seluruh masyarakat.

“Saya harap masyarakat dan publik mari sama-sama jujur. Jangan sampai nanti terbukti bermasalah dan justru menimbulkan persoalan hukum,” tegasnya.

Fire Fighting Skill Challenge Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan Kompetitif

Ia juga memastikan proses verifikasi dan validasi dokumen akan berjalan secara menyeluruh. Upaya tersebut untuk menjaga integritas pelaksanaan SPMB Balikpapan 2026 serta memastikan seluruh peserta sesuai ketentuan yang berlaku. (bro2)