BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Pemadaman Listrik di Balikpapan Ancam Distribusi Air

Pemadaman Listrik di Balikpapan Ancam Distribusi Air

IPA Km 12 di Kelurahan Karang Joang. PTMB meminta pasokan listrik tiga instalasi pengolahan air diprioritaskan untuk mencegah gangguan distribusi air. (HO - Rahmad Hidayat)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) meminta pasokan listrik ke instalasi pengolahan air (IPA) utama mendapat prioritas guna mencegah gangguan distribusi air bersih kepada pelanggan. Permintaan tersebut menyusul risiko kerusakan jaringan pipa akibat pemadaman listrik.

Direktur Operasional PTMB, Ali Rachman, mengatakan tiga instalasi utama yang menjadi prioritas adalah IPA Kampung Damai, IPA Kilometer 8, dan IPA Kilometer 12. Ketiga fasilitas tersebut diupayakan tetap beroperasi agar pelayanan air bersih tidak terganggu.

“Untuk menjaga IPA Kilometer 12, IPA Kilometer 8, dan IPA Kampung Damai, itu yang utama kami jaga. Jangan sampai terkena pemadaman bergilir,” kata Ali, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, ketika terjadi pemadaman listrik, operasional instalasi harus beralih menggunakan generator set (genset). Namun, kapasitas pelayanan dengan genset tidak dapat menyamai pasokan listrik normal.

“Kalau menggunakan genset, pelayanan tidak bisa 100 persen. Paling hanya sekitar 80 sampai 90 persen,” ujarnya.

Balikpapan Percepat Pendataan Perlindungan Sosial, Target Juli Rampung

Ali menjelaskan perpindahan sumber listrik dari jaringan PLN ke genset juga berpotensi menimbulkan fenomena water hammer, yakni perubahan tekanan air secara tiba-tiba dalam pipa.

“Begitu terjadi peralihan dari listrik PLN menuju genset, akan terjadi water hammer. Aliran air yang semula mengarah ke satu sisi bisa berbalik arah sehingga menghantam jaringan pipa maupun pompa,” jelasnya.

Ia mengatakan kondisi tersebut kerap menjadi penyebab kebocoran bahkan pecahnya pipa distribusi air bersih. “Akibatnya bisa menghajar pipa, bisa juga menghajar pompa. Itulah yang sering menyebabkan kebocoran,” katanya.

PTMB Layangkan Surat ke PLN

Untuk mengantisipasi risiko tersebut, PTMB berencana menyampaikan surat kepada pihak penyedia listrik agar pasokan listrik ke tiga instalasi pengolahan air utama tetap terjaga.

“Kami akan bersurat agar menjaga pasokan listrik untuk tiga instalasi utama,” ujarnya.

Pedagang Kelontong di Balikpapan Andalkan Lilin Saat Listrik Padam

Selain itu, PTMB juga meminta PLN supaya menginformasikan jauh hari sebelumnya setiap rencana pemeliharaan atau perbaikan jaringan listrik sehingga perusahaan memiliki waktu untuk melakukan langkah antisipasi.

“Kalau tidak ada pemberitahuan, bisa terjadi pipa bocor, pecah, dan akhirnya mengganggu distribusi air,” kata Ali.

Ia menambahkan hingga saat ini kerusakan akibat gangguan listrik masih terjadi pada jaringan distribusi utama dan belum sampai merusak pompa instalasi.

“Alhamdulillah belum sampai mengenai pompa. Yang terdampak masih jaringan distribusi utama. Kalau pipa-pipa kecil masih bisa tertangani, tetapi ini yang terkena justru jaringan distribusi utama,” tutupnya.

Danlanal Balikpapan Berganti, Bagus Susetyo: Keamanan Pesisir Harga Mati