BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Lingkungan sekolah menjadi garda terdepan dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba. Berangkat dari semangat tersebut, Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan. Salah satunya melalui kunjungan ke SMA Kristen IPEKA Balikpapan.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol. Romylus Tamtelahitu bertemu Kepala SMA Kristen IPEKA Balikpapan, Etti Hartiwi, beserta jajaran tenaga pendidik. Pertemuan tersebut menjadi langkah awal kolaborasi dalam menciptakan lingkungan sekolah bersih dari narkoba.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai strategi pencegahan penyalahgunaan narkoba dalam kalangan pelajar. Kerja sama tersebut agar mampu memperkuat edukasi, pendampingan, sekaligus meningkatkan kesadaran siswa mengenai bahaya narkoba yang dapat merusak masa depan.
Kombes Pol. Romylus Tamtelahitu menekankan pentingnya keterlibatan guru dan tenaga pendidik dalam mengawasi perkembangan para siswa. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis untuk mendeteksi sejak dini berbagai pengaruh negatif yang berpotensi menjerumuskan pelajar ke dalam penyalahgunaan narkoba.
“Kami mengharapkan kerja sama yang baik antara kepolisian dan pihak sekolah dalam melakukan pencegahan. Guru bahkan memiliki peran penting untuk memberikan pengawasan, pembinaan, dan perhatian kepada para siswa. Tentunya agar mereka terhindar dari pengaruh buruk narkoba,” katanya, Jumat (10/7/2026).
Romylus menjelaskan, pendekatan kepolisian tidak hanya berorientasi pada penegakan hukum. Apabila ada pelajar yang terindikasi menggunakan narkoba, kepolisian akan mengedepankan upaya rehabilitasi. Hal tersebut sesuai ketentuan yang berlaku sebagai bentuk penyelamatan generasi muda.
“Tujuan utama kita bukan hanya melakukan penindakan, tetapi juga menyelamatkan anak-anak bangsa,” tambahnya.
Kepala SMA Kristen IPEKA Balikpapan, Etti Hartiwi, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, edukasi mengenai bahaya narkoba sangat penting untuk membangun kesadaran siswa.
“Edukasi serta kerja sama seperti ini sangat penting agar siswa memahami bahaya narkoba dan mampu menjauhinya,” ungkapnya.
Pihak sekolah juga berharap sinergi tersebut dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan sosialisasi, pembinaan, dan pendampingan bagi para siswa. (bro2)

