OLAHRAGA
Beranda / OLAHRAGA / PSIM Yogyakarta Siap Melawan Borneo FC di Stadion Segiri

PSIM Yogyakarta Siap Melawan Borneo FC di Stadion Segiri

PSIM Yogyakarta menggeser jadwal latihan ke pagi hari jelang laga tandang melawan Borneo FC pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/26. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, SAMARINDA – PSIM Yogyakarta bersiap menatap laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/26. Sesuai jadwal, Laskar Mataram akan menjalani pertandingan tandang melawan Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (1/2/2026) sore ini.

Menjelang laga tersebut, PSIM bertekad bangkit dan memperbaiki performa setelah hasil kurang maksimal pada pekan ke-18. Saat itu, PSIM harus mengakui keunggulan Persebaya Surabaya dengan skor 0-3 meski bermain dalam kandang sendiri.

Pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel, memastikan program latihan berjalan efektif tanpa hambatan cuaca ekstrem agar persiapan tim tetap optimal. Ia bahkan mengaku sempat kehilangan beberapa sesi latihan hujan deras yang mengguyur Yogyakarta beberapa hari lalu.

“Pada waktu tertentu saya perhatikan kalau pagi cuacanya cukup bagus, tapi siang menjelang sore makin memburuk. Jadi, kami putuskan latihan pagi karena kita sempat melewatkan latihan gara-gara hujan,” katanya, Minggu (1/2/2026).

Selain adaptasi cuaca, tim pelatih PSIM juga fokus menyiasati keterbatasan kedalaman skuad akibat cedera pemain. Van Gastel menegaskan tidak akan mendatangkan pemain baru pada bursa transfer dan memilih memaksimalkan pemain yang tersedia.

Persiba Tumbang Lagi, Leonard Tetap Optimistis Tatap Putaran Tiga

“Kami tidak dalam posisi untuk mendatangkan empat pemain, seperti Persebaya. Jadi kami memaksimalkan skuad yang kami miliki saat ini,” tegas pelatih asal Belanda tersebut usai laga melawan Persebaya.

Meski opsi terbatas, Van Gastel mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Ia menilai kembalinya beberapa pilar dari cedera menjadi kabar positif jelang laga kontra Pesut Etam.

“Saya senang dengan skuad saya karena saya pikir terutama Andy Setyo yang sudah lama tidak bermain, ia bermain sangat baik. Saya rasa kami mendapatkan kembali beberapa pemain yang cedera sehingga skuad akan menjadi sedikit lebih besar saat melawan Borneo FC,” ujarnya.

Kondisi tersebut menuntut kesiapan seluruh elemen tim, termasuk pemain yang selama ini minim menit bermain. Rotasi dan kesiapan mental menjadi kunci bagi Laskar Mataram untuk menghadapi padatnya jadwal kompetisi. (bro2)

Garuda Futsal Berjaya, Indonesia Juara Grup A Piala Asia