BERANDAPOST.COM, TANA PASER – Langkah Bupati Paser Fahmi Fadli menyusuri sudut demi sudut perpustakaan daerah baru menandai keseriusan pemerintah menyiapkan ruang literasi modern. Kunjungan kerja ini bertujuan memastikan setiap fasilitas siap sebelum masyarakat menikmati layanan tersebut.
Dalam peninjauan pada Jumat (30/1/2026) lalu, Fahmi Fadli menyoroti sejumlah detail yang masih memerlukan sentuhan akhir. Ia menilai perpustakaan bukan sekadar bangunan, melainkan ruang publik yang harus nyaman, fungsional, dan ramah pengunjung.
Menanggapi catatan Bupati itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Paser, Yusuf Sumako menjelaskan bahwa beberapa pekerjaan membutuhkan penyelesaian agar fasilitas benar-benar optimal saat beroperasi.
“Masih ada beberapa pekerjaan seperti kafe literasi pada bagian samping bangunan. Selain itu, perlu menambah taman bermain, pembenahan saluran parit, serta pemasangan keramik luar pagar juga belum terlaksana,” ujar Yusuf Sumako.
Menindaklanjuti hal itu, Fahmi Fadli meminta penyelesaian seluruh kekurangan secara menyeluruh. Pemkab Paser menyiapkan solusi melalui pergeseran anggaran pada Februari ini agar proses finalisasi berjalan lancar sebelum peresmian.
Selain pembenahan fisik, Fahmi Fadli juga memberi perhatian pada konsep pemanfaatan ruang. Lantai dua dan tiga gedung perpustakaan yang rancangannya sebagai bioskop untuk menyasar kebutuhan hiburan warga, terutama generasi muda.
Kehadiran bioskop tersebut supaya mampu menahan arus masyarakat yang selama ini harus keluar daerah untuk menonton film. Pada sisi lain, fasilitas ini membuka peluang pemasukan tambahan bagi daerah.
Gagasan penguatan fungsi ruang publik juga muncul dari aspirasi masyarakat. Yusuf Sumako menampung usulan pembangunan panggung pada area tengah halaman perpustakaan. Panggung ini akan menjadi ruang pertunjukan musik live pada malam hari dengan pengaturan jam tertentu. (bro2)


