DISKOMINFO BALIKPAPAN
Beranda / ADVERTORIAL / DISKOMINFO BALIKPAPAN / Rekayasa Lalin Simpang Agung Tunggal Balikpapan Berlaku, Ini Skemanya

Rekayasa Lalin Simpang Agung Tunggal Balikpapan Berlaku, Ini Skemanya

Pemasangan water barrier depan persimpangan Jalan Agung Tunggal-MT Haryono untuk mengurangi kemacetan dan potensi kecelakaan lalu lintas. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan mulai menata arus lalu lintas salah satu titik kawasan terpadat. Rekayasa lalu lintas itu berlaku untuk Simpang Agung Tunggal, Jalan MT Haryono, mulai Jumat (3/4/2026).

Bahkan sejumlah petugas telah mamasang barrier atau pembatas tepat depan persimpangan MT Haryono dengan Agung Tunggal pada Kamis (2/3/2026) malam.

Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Paturahman, mengatakan kebijakan ini bertujuan mengurai kepadatan kendaraan. Langkah ini juga untuk menekan potensi kecelakaan akibat konflik arus.

Simpang Agung Tunggal memang selama memiliki pergerakan kendaraan yang kompleks. Kondisi ini terutama terjadi pada jam sibuk, baik pagi maupun sore hari.

Sebagai bagian penataan, petugas memasang pembatas berupa beton blok maupun water barrier. Pemasangan berlangsung mulai dari depan Toko Gramedia hingga Kedai Kopi Bubur Nikmat. Pembatas ini untuk mengendalikan manuver kendaraan, terutama putar balik.

WFH ASN Balikpapan Disiapkan, Layanan Tetap Prioritas

Fadli menjelaskan, fokus rekayasa lalin adalah pengaturan ulang pola pergerakan kendaraan. Selama ini, banyak pengendara berputar melalui titik yang tidak semestinya. Konflik arus menjadi sangat tinggi akibat manuver tersebut.

“Tentunya dengan penataan, pergerakan kendaraan kami harapkan lebih tertib dan terarah,” ujarnya.

Skema Rekayasa Lalu Lintas

Dalam skema baru, pihaknya menutup sejumlah titik putar balik, kemudian mengarahkan pengendara sepeda motor maupun mobil ke dua titik putar resmi.

“Lokasinya depan Toko Harvest dan kawasan Perumahan Bukit Damai Indah (BDI),” sebutnya.

Pengalihan ini guna mengurangi pertemuan arus dari berbagai arah. Kondisi itu selama ini menjadi pemicu kemacetan.

Antisipasi Kebakaran, Balikpapan Tengah Ingin RT Miliki APAR

Selain itu, penataan juga menyasar aspek keselamatan. Pasalnya, pola lalu lintas sebelumnya meningkatkan risiko kecelakaan, karena adanya manuver mendadak dan persilangan arus.

“Petugas kami akan siaga selama masa awal penerapan. Kami juga memasang rambu tambahan sebagai panduan bagi pengendara,” jelasnya.

Fadli mengakui perubahan ini membutuhkan adaptasi. Namun, pihaknya optimistis dampaknya akan positif dalam jangka panjang. Penataan ini menjadi bagian upaya berkelanjutan Pemkot Balikpapan. Fokusnya menciptakan lalu lintas yang lancar, aman, dan tertib.

“Kami juga mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu dan arahan petugas,” pungkasnya. (bro2/Adv Diskominfo Balikpapan)

Wali Kota Balikpapan Lantik Pj Sekda, Jaga Stabilitas Pemerintahan