KALTIM
Beranda / TOPIK / KALTIM / BAZNAS Kaltim Kumpulkan Zakat Rp19 Miliar hingga Juli 2026

BAZNAS Kaltim Kumpulkan Zakat Rp19 Miliar hingga Juli 2026

Ketua BAZNAS Kaltim Ahmad Nabhan memberikan sambutan dalam pembukaan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan BAZNAS Strategic Development (BSD) Pimpinan BAZNAS se-Kalimantan Timur. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, SAMARINDA – Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Kalimantan Timur (BAZNAS Kaltim) terus memperkuat pengelolaan zakat agar manfaatnya semakin luas dan dirasakan langsung masyarakat.

Ketua BAZNAS Kaltim Ahmad Nabhan menegaskan komitmen tersebut saat membuka Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) dan BAZNAS Strategic Development (BSD) Pimpinan BAZNAS se-Kalimantan Timur, Pendopo Odah Etam, Samarinda, Senin (10/8/2026) malam.

Kegiatan yang berlangsung 10-13 Agustus 2026 itu menjadi momentum bagi BAZNAS untuk mengevaluasi pelaksanaan program. Sekaligus menyusun dan mengembangkan program kerja ke depan.

Ahmad mengatakan Rakorda dan BSD juga bertujuan memperkuat kelembagaan BAZNAS sebagai lembaga pemerintah nonstruktural yang bertugas mengelola zakat, baik pada tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Tujuan kegiatan memfasilitasi beberapa program dan menginovasi program tahun sebelumnya yang dirumuskan dalam program kerja pada bidang pembinaan, administrasi, pendayagunaan, serta pengawasan dan pengembangan,” ujarnya.

BAZNAS Kaltim menjalankan lima pilar program utama sebagai landasan pendistribusian dan pendayagunaan zakat. Kelima program tersebut yakni Kaltim Cerdas, Kaltim Sehat, Kaltim Makmur, Kaltim Peduli, dan Kaltim Taqwa.

Program tersebut mencakup berbagai bidang, mulai pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, kepedulian sosial, hingga pembinaan keagamaan.

BAZNAS Kaltim: Pengumpulan Zakat Terus Meningkat

Ahmad juga memaparkan perkembangan pengumpulan dana ZIS-DSKL dan CSR BAZNAS Provinsi Kaltim yang menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2021, pengumpulan dana tercatat Rp6,84 miliar. Angka tersebut meningkat menjadi Rp10,79 miliar pada 2022 dan Rp14,44 miliar pada 2023.

Pengumpulan kembali meningkat pada 2024 menjadi Rp16,51 miliar. Setahun kemudian, nilainya mencapai Rp20,60 miliar.

Sementara itu, hingga Januari-Juli 2026, BAZNAS Kaltim telah mengumpulkan Rp19,05 miliar.

Capaian tersebut menunjukkan tren positif dalam pengumpulan dana ZIS-DSKL dan CSR yang BAZNAS Kaltim kelola.

Zakat untuk Pendidikan hingga Kesehatan

Ahmad mengatakan BAZNAS Kaltim menyalurkan dana yang terkumpul melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial, dan keagamaan.

Dalam bidang pendidikan, BAZNAS Kaltim memberikan bantuan biaya sekolah serta mendukung penyediaan sarana dan prasarana pendidikan.

Sementara dalam bidang kesehatan, BAZNAS menjalankan berbagai program untuk membantu masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.

Salah satu program tersebut berupa khitanan massal dan bantuan operasi bagi anak-anak yang membutuhkan, termasuk operasi bibir sumbing.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya BAZNAS Kaltim memastikan dana yang masyarakat titipkan tidak berhenti pada proses penghimpunan, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi penerima. (bro2)