HUKUM
Beranda / HUKUM / 163 Kasus Narkoba Mayoritas dari Balikpapan dan Samarinda

163 Kasus Narkoba Mayoritas dari Balikpapan dan Samarinda

Wakapolda Kaltim, Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo bersama jajaran dan instansi terkait memperlihatkan barang bukti hasil dari pengungkapan kasus narkoba sepanjang Januari hingga Februari 2026. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kaltim bersama 10 satuan wilayah (satwil) jajaran mengungkap 163 kasus narkoba sepanjang Januari hingga Februari 2026.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim Kombes Pol Romylus Tamtelahitu menegaskan capaian tersebut hasil kerja serentak pihaknya bersama seluruh satuan kewilayahan.

“Sejak Januari sampai Februari 2026, kami mengungkap 163 perkara dengan 202 tersangka. Angka ini cukup fantastis karena belum genap dua bulan,” tegasnya, Kamis (26/2/2026).

Ia menyebut Kaltim masih menjadi kantong peredaran narkoba. Peredaran tidak hanya sabu, tetapi juga ekstasi dan obat daftar G. Dari 163 kasus itu, polisi menetapkan 202 tersangka. Rinciannya 180 laki-laki dan 22 perempuan.

“Berdasarkan status, 188 tersangka berperan sebagai pengedar, 9 kurir, dan 5 konsumen,” ungkapnya.

Kasus Penyiraman Air Panas, Polresta Balikpapan Tahan Orang Tua Angkat

Polisi juga mengamankan dua pelajar yang terlibat sebagai kurir. Keduanya masuk kategori anak berhadapan dengan hukum (ABH).

“Kami temukan dua tersangka berstatus pelajar. Ini sangat mengkhawatirkan karena anak-anak bukan hanya sebagai pengguna, tetapi sudah dimanfaatkan sebagai kurir,” ujarnya.

Untuk itu, penyidik memisahkan ruang tahanan bagi tersangka anak dan melibatkan orang tua serta Balai Pemasyarakatan dalam proses hukum. Salah satu pelajar berinisial NBL mengaku ingin membantu orang tua. Namun jaringan narkoba memanfaatkannya sebagai kurir.

TANGKAP DUA BANDAR, TIGA DPO

Selain itu, polisi menangkap dua bandar dan memburu tiga bandar lain yang masuk daftar pencarian orang (DPO). Penangkapan berlangsung dalam Kota Samarinda, Balikpapan, dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Adapun barang bukti yang kepolisian sita selama operasi tersebut meliputi sabu 6,19 Kg, ekstasi 1.914,5 butir, ekstasi bubuk 6,16 gram, ganja 2,33 kilogram, dan obat daftar G 1.140 butir.

Polresta Balikpapan Ungkap Puluhan Kasus Narkoba, Gen Z Rentan

“Sabu mendominasi barang bukti dengan porsi 52,9 persen. Ganja menyumbang 19,9 persen dan ekstasi 16,4 persen,” bebernya.

Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, dan Berau menjadi wilayah sorotan. Namun pengungkapan juga terjadi hampir seluruh kabupaten/kota di Kaltim.

“Ini menunjukan komitmen Polda Kaltim dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba. Jangan coba-coba,” tegas Wakapolda Kaltim Brigjen Pol Adrianto Jossy Kusumo. (bro2)