BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Program Mudik Gratis BUMN kembali digelar untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman saat Idulfitri 1447 Hijriah. Kali ini sebanyak 1.200 pemudik berangkat dari Pelabuhan Semayang Balikpapan ke Surabaya.
Keberangkatan pemudik menggunakan kapal KM Dorolonda menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
General Manager PLN UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Muchamad Chaliq Fadli, mengatakan PLN rutin mengikuti program Mudik Gratis BUMN setiap tahun.
“PLN UID Kaltimra sudah tiga kali mengikuti program mudik gratis ini dan selalu berkoordinasi dengan BP BUMN untuk penyelenggaraannya,” ujarnya, Sabtu (14/3/2026).
Menurut Chaliq, Kalimantan Timur hampir setiap tahun menjadi salah satu wilayah yang mendapat program mudik gratis dengan moda transportasi kapal laut. Jumlah pemudik yang berangkat juga meningkat dari tahun sebelumnya.
“Kalau tahun lalu kami berangkatkan sekitar 250 pemudik, tahun ini meningkat menjadi 550 pemudik,” ungkapnya.
PLN sebelumnya juga pernah menyediakan mudik gratis menggunakan bus untuk rute Balikpapan-Banjarmasin. Ia menyebut antusiasme masyarakat terhadap program tersebut sangat tinggi.
“Ketika kami membuka pendaftaran pada 25 Februari 2026, kuota yang kami sediakan langsung habis pada hari yang sama,” jelasnya.
Pemudik Antusias Ikut Mudik Gratis PLN
Program Mudik Gratis BUMN juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satunya pemudik asal Samarinda, Slamet Nurul Ihsani.
Ia mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti program mudik gratis menuju Surabaya pada musim Lebaran tahun ini.
“Ya, rezeki juga sih. Bahagia juga karena belum pernah ikut program ini, baru pertama kali,” ujarnya.
Slamet mengatakan sempat merasakan kendala saat proses pendaftaran program mudik gratis karena banyaknya pendaftar yang ingin ikut. Meski demikian, ia akhirnya berhasil mendapatkan kuota keberangkatan.
“Waktu mencoba daftar memang ada sedikit kendala karena harus bersaing dengan pendaftar lainnya,” katanya.
Ia menilai program mudik gratis dari PLN sangat membantu masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman. Menurutnya, program tersebut dapat meringankan biaya perjalanan yang biasanya cukup besar saat musim mudik.
“Alhamdulillah program mudik gratis dari PLN ini sangat bagus dan positif karena membantu kami yang ingin pulang ke kampung halaman,” jelasnya.
Pada perjalanan mudik kali ini, Slamet tidak berangkat sendiri. Ia menuju Surabaya bersama keluarganya.
“Saya ke Surabaya bersama keluarga. Totalnya empat orang,” pungkasnya.
Sebelum mendapatkan tiket kapal, calon pemudik harus mendaftar melalui aplikasi PLN Mobile. Peserta yang terdaftar juga wajib ke kantor PLN UID Kaltimra pada 10 Maret 2026 lalu. (bro2)



