BERANDAPOST.COM, SAMARINDA – Pemerintah Kabupaten Berau menegaskan arah pembangunan daerah melalui sembilan usulan prioritas pada forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Provinsi Kalimantan Timur 2027. Forum ini berlangsung dalam Pendopo Odah Etam, Samarinda, Kamis (30/4/2026).
Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menyampaikan langsung usulan tersebut kepada Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, dan Wakil Gubernur, Seno Aji, serta para pemangku kebijakan lainnya.
Menurut Sri Juniarsih, usulan itu bertujuan mempercepat pembangunan sekaligus meningkatkan pelayanan masyarakat Berau. Salah satu prioritas utama adalah penguatan sektor kesehatan, khususnya dukungan operasional rumah sakit umum baru yang Pemkab Berau telah bangun.
“Kami berharap ke depan RSU baru ini dapat menjadi rumah sakit rujukan provinsi Kaltim wilayah utara,” ungkapnya.
Pada sektor pendidikan, Pemkab Berau mengusulkan pembangunan unit sekolah baru tingkat SMA bagi wilayah terpencil guna menjangkau lebih banyak siswa.
“SMA untuk Kampung Long Keluh, yang melayani siswa lima kampung wilayah Hulu Sungai Kelay,” jelasnya.
Sektor pariwisata juga menjadi fokus, dengan usulan pengamanan pantai kawasan Pulau Derawan dan Pulau Maratua, serta pembangunan pemecah ombak pesisir Talisayan dan Biduk-Biduk.
Sri Juniarsih juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Kaltim, termasuk pembangunan Jembatan Nibung yang meningkatkan konektivitas dan kunjungan wisata wilayah pesisir. Ia juga menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas antarwilayah sebagai prioritas utama.
“ Kami berharap kegiatan peningkatan jalan dan jembatan yang menjadi kewenangan provinsi ini terus berlanjut,” tandasnya.
Dukungan Sektor Pertanian
Selanjutnya, Sri Juniarsih meminta dukungan fasilitasi komunikasi dengan Kementerian Pertanian terkait bantuan bibit dan sarana pertanian. Permintaan tersebut langsung mendapat respons Wakil Gubernur Seno Aji yang menyatakan telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat.
“Kami akan mencoba membantu terkait kebutuhan bibit kakao dan kelapa. Kami juga sudah berkomunikasi langsung dengan Wakil Menteri Pertanian terkait pelaksanaan bantuan tersebut,” kata Seno Aji.
Sementara itu, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud menegaskan, musrenbang menjadi momentum penting untuk merumuskan pembangunan berbasis transformasi ekonomi.
“Dengan arah pembangunan transformasi ekonomi yang mengedepankan investasi dan hilirisasi, Kaltim perlu menyiapkan fondasi dan instrumen pendukung yang kuat,” ujarnya. (bro2)

