BERANDAPOST.COM, TANJUNG REDEB – Arus informasi digital yang kian deras mendorong pemerintah daerah berbenah. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Berau memperkuat komitmen menghadirkan keterbukaan informasi publik yang transparan dan akuntabel.
Sekretaris Kabupaten Berau, M. Said, menegaskan pemerintah harus menjadi rujukan utama informasi dalam maraknya informasi yang belum tentu valid.
“Pemerintah harus menjadi sumber informasi yang terpercaya. Dari banyaknya informasi yang beredar, termasuk yang bersifat provokatif, peran pemerintah sangat penting untuk menyampaikan informasi yang benar,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).
Ia mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lebih aktif memanfaatkan kanal resmi, terutama website, untuk menyampaikan program pembangunan kepada masyarakat. Langkah tersebut agar informasi tersampaikan secara langsung dan tidak terdistorsi.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Berau, Didi Rahmadi, menyebut capaian keterbukaan informasi daerah menunjukkan tren positif. Nilai keterbukaan informasi meningkat dari 43,06 pada 2024 menjadi 56 pada 2025.
Menurutnya, peningkatan tersebut perlu mendapatkan penguatan komitmen seluruh OPD dalam menyediakan informasi yang mudah akses dan jelas bagi masyarakat.
“Ini bagian dari upaya bersama agar mendorong Berau menuju kategori informatif,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya penyusunan daftar informasi publik serta uji konsekuensi. Langkah ini agar memastikan mana informasi yang terbuka dan mana yang harus mendapatkan pembatasan sesuai aturan. (bro2)

