BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Pasar Rakyat Km 12 Menanti Kiprah Koperasi Merah Putih Balikpapan Utara

Pasar Rakyat Km 12 Menanti Kiprah Koperasi Merah Putih Balikpapan Utara

Pemkot Balikpapan menyiapkan Koperasi Merah Putih untuk menghidupkan kembali Pasar Rakyat Km 12 Karang Joang dan meningkatkan aktivitas ekonomi. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Pasar Rakyat Km 12 atau Pasar Karang Joang menyimpan harapan besar sebagai pusat perdagangan Kecamatan Balikpapan Utara. Namun, denyut aktivitas pasar belum stabil. Keramaian hanya terasa saat ada kegiatan atau festival, lalu perlahan kembali mereda. Kondisi inilah yang mendorong Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan strategi baru melalui pembentukan Koperasi Merah Putih.

Kehadiran koperasi tersebut agar tidak hanya menghidupkan kembali aktivitas perdagangan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat kawasan Balikpapan Utara.

Harapan Baru bagi Pasar Karang Joang

Kepala Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, Haemusri Umar, mengatakan selama ini Pasar Rakyat Km 12 masih bergantung pada penyelenggaraan berbagai kegiatan untuk menarik pengunjung.

Setiap kali berlangsung acara, jumlah pedagang maupun pembeli meningkat signifikan. Namun, suasana ramai itu hanya bersifat sementara. Setelah kegiatan selesai, aktivitas pasar kembali menurun.

“Ketika ada event memang pedagang berdatangan, tetapi setelah itu pasar kembali sepi,” ujarnya, Jumat (17/7/2026).

Porpamnas Datangkan 10 Ribu Peserta, Buktikan Balikpapan Kota MICE

Karena itu, Pemkot Balikpapan mendorong pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai solusi untuk menciptakan aktivitas ekonomi yang berlangsung setiap hari, bukan hanya saat ada agenda tertentu.

Haemusri meyakini koperasi mampu menjadi wadah pemberdayaan pedagang sekaligus memperkuat perputaran ekonomi sehingga pasar memiliki daya tarik yang lebih berkelanjutan.

Lokasi Masih Menjadi Tantangan

Dari balik potensi yang ada, Pasar Rakyat Km 12 masih menghadapi tantangan besar untuk sisi lokasi. Haemusri menjelaskan, pasar berada sekitar 800 meter dari jalan utama sehingga kurang strategis untuk menarik arus masyarakat yang melintas.

Posisi tersebut membuat pasar tidak berada pada jalur utama lalu lintas maupun dekat dengan pusat permukiman warga. Dampaknya, jumlah pedagang dan pembeli yang beraktivitas setiap hari masih terbatas sehingga transaksi belum tumbuh secara konsisten.

Meski demikian, Pemkot Balikpapan tetap optimistis pasar tersebut memiliki peluang berkembang apabila mendapat dukungan pengelolaan yang tepat serta aktivitas ekonomi yang berkesinambungan.

Pelni Balikpapan Bantah Terlantarkan Ribuan Penumpang KM Bukit Siguntang

“Melalui penguatan peran Koperasi Merah Putih, kami berharap Pasar Rakyat Km 12 dapat kembali berkembang sebagai pusat perdagangan sekaligus menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat Balikpapan Utara,” pungkasnya. (bro2)