BERANDAPOST.COM, TENGGARONG – Deru mesin pertanian mulai menjadi harapan baru bagi petani. Bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk sejumlah Brigade Pangan Marangkayu, agar mampu mempercepat pengolahan lahan. Sekaligus mendongkrak produktivitas pertanian sebagai penopang ketahanan pangan daerah.
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri menyalurkan bantuan alsintan kepada Brigade Pangan Kecamatan Marangkayu. Kegiatan berlangsung dalam Komplek Pertanian Areal Kelompok Hidup Baru 2, RT 03, Desa Semangko, Selasa (2/6/2026).
Bantuan berasal dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia melalui Dinas Pertanian dan Peternakan Kukar. Bantuan tersebut berupa enam unit handtractor Glebek Quick Seva G 3000 dan satu unit combine harvester Ishoku Lovol DW 105.
Aulia menegaskan bantuan alsintan menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah untuk mendukung kemajuan sektor pertanian.
“Kami harapkan Brigade Pangan dan kelompok tani memaksimalkan alsintan untuk meningkatkan efisiensi kerja, mempercepat proses pengolahan lahan, serta meningkatkan hasil produksi pertanian,” katanya.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, Pemkab Kukar terus menghadirkan berbagai program pendukung, mulai dari penyediaan sarana dan prasarana, pendampingan, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia pertanian.
“Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara akan terus hadir dan memberikan perhatian kepada para petani. Kami ingin memastikan bahwa petani memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung aktivitas pertaniannya,” ujarnya.
Dengarkan Aspirasi Petani
Usai menyerahkan bantuan, Aulia melanjutkan agenda dengan berdialog langsung bersama para petani dalam Pondok Pertemuan. Suasana berlangsung hangat dan penuh antusiasme.
Pada kesempatan tersebut, para petani menyampaikan berbagai kebutuhan yang masih mereka hadapi. Mulai dari pembangunan jaringan irigasi, kemudahan akses pupuk, pengembangan lahan pertanian, hingga tambahan bantuan alat pertanian.
Menanggapi berbagai aspirasi itu, Aulia memastikan seluruh masukan akan menjadi perhatian pemerintah daerah dan menindaklanjuti sesuai kewenangan serta kemampuan anggaran yang tersedia.
“Dialog seperti ini penting agar pemerintah mengetahui secara langsung kondisi dan kebutuhan petani. Dengan komunikasi yang baik, program pembangunan pertanian dapat berjalan lebih tepat sasaran,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh anggota Brigade Pangan dan kelompok tani untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. “Rawat juga alsintan agar bisa memanfaatkannya untuk jangka panjang,” pungkasnya. (bro2)

