BERANDAPOST.COM, SANGATTA – Deru mesin alat sistem pertaninan atau alsintan berbasis listrik segera menggantikan cara kerja konvensional petani Desa Margomulyo, Kecamatan Rantau Pulung, Kabupaten Kutai Timur. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT PLN (Persero) menghadirkan bantuan peralatan modern sebagai upaya memperkuat produktivitas pertanian.
Bantuan tersebut meliputi tiga unit alat tanam, satu unit alat pengering, serta satu unit alat penggiling padi berbasis listrik. Kehadiran peralatan itu agar mampu mempercepat proses budi daya hingga pengolahan hasil panen. Sehingga pekerjaan petani menjadi lebih efektif dan efisien.
Penyerahan alsintan berbasis listrik berlangsung bersama Manajer PLN UPP KLT 2 Jefry Sambara Palelleng beserta jajaran, Camat Rantau Pulung Vita Nurhasanah. Hadir juga Kepala Desa Margomulyo Syamsudin, Ketua Kelompok Tani Sugijanto, serta anggota kelompok tani sebagai penerima manfaat.
Jefry Sambara Palelleng, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen PLN untuk menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekitar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
“Kami harapkan hasil pertanian masyarakat Desa Margomulyo dapat lebih meningkat karena menggunakan peralatan berbasis listrik,” kata Jefry dalam keterangannya, Senin (13/7/2026).
Menurut Jefry, bantuan tidak hanya berhenti pada penyerahan peralatan. Keberhasilan program juga bergantung pada kemampuan kelompok tani mengelola dan merawat seluruh fasilitas.
“Sehingga petani dapat merasakan manfaatnya dalam jangka panjang serta mendorong kemandirian kelompok tani,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Rantau Pulung, Vita Nurhasanah, meyakini penggunaan alsintan berbasis listrik akan membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus memangkas waktu kerja pada setiap tahapan budi daya.
“Kami mengapresiasi dukungan PLN kepada masyarakat Desa Margomulyo,” ungkap Vita.
Sedangkan, Ketua Kelompok Tani, Sugijanto, mengaku bantuan tersebut membawa semangat baru bagi para petani karena meringankan pekerjaan petani.
“Mulai proses penanaman, pengeringan gabah, hingga penggilingan hasil panen,” ucapnya.
Selain menyerahkan bantuan, Tim TJSL PLN UPP KLT 2 juga memberikan pendampingan mengenai fungsi, cara pengoperasian, serta perawatan setiap peralatan. Pendampingan tersebut bertujuan memastikan seluruh alat dapat dimanfaatkan secara aman, tepat, dan optimal. (bro2)

