BERANDAPOST.COM, SAMARINDA – Panti Sosial Odah Bersama hadir sebagai rumah baru bagi warga difabel Kalimantan Timur (Kaltim). Tidak sekadar menyediakan tempat tinggal, panti ini juga menjadi ruang pembinaan.
Panti Sosial Odah Bersama membuka kesempatan bagi para penghuni untuk hidup lebih mandiri, produktif, dan bermartabat.
Panti ini mulai beroperasi pada 1 Januari 2026. Hingga saat ini, telah menampung 80 difabel sesuai kapasitas layanan yang tersedia.
Kepala UPTD Panti Sosial Odah Bersama, Abdul Azis, mengatakan seluruh kuota layanan telah terpenuhi. Panti melayani berbagai kategori penyandang disabilitas, mulai dari difabel fisik, difabel mental, tunarungu, hingga tunanetra.
“Alhamdulillah sekarang target 80 klien sudah terpenuhi. Ke depan kami berharap bisa membuka layanan bagi difabel perempuan jika SDM sudah mencukupi,” katanya, Senin (13/7/2026).
Azis menjelaskan, Panti Sosial Odah Bersama tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga memenuhi berbagai kebutuhan dasar para penghuni. Setiap klien memperoleh fasilitas asrama yang layak, konsumsi tiga kali sehari, serta layanan kesehatan secara rutin melalui kerja sama dengan Puskesmas Karang Asam.
Untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pengelola panti juga menjajaki kerja sama dengan rumah sakit.
“Kita sudah berkoordinasi juga dengan RS Hermina Samarinda, karena secara lokasi rumah sakit itulah yang terdekat dari panti ini,” ungkap Azis. (bro2)

