BERANDAPOST.COM, UJOH BILANG – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu) terus mendorong kemandirian pangan. Salah satunya melalui penanaman padi serentak untuk kawasan cetak sawah rakyat, Kampung Datah Bilang Ilir, Kecamatan Long Hubung. Program ini menjadi bagian dari Gerakan Swasembada Pangan.
Wakil Bupati Mahulu, Suhuk menyampaikan penanaman padi secara mandiri tetap berlangsung untuk setiap kampung.
“Hingga saat ini, capaian fisik baru mencapai sekitar 42 persen. Hal karena keterbatasan waktu pelaksanaan serta kondisi geografis yang cukup menantang,” jelas Suhuk.
Program cetak sawah ini awalnya menargetkan 240 hektare pada 2025. Namun dalam kontrak terakhir, realisasi mencapai 141 hektare untuk empat lokasi.
Pemerintah pusat akan melanjutkan pekerjaan pada 2026 melalui kontrak baru. “Sisa pembangunan rencananya berjalan secara bertahap,” imbuhnya.
Mahulu juga mulai menerapkan teknologi modern. Penggunaan drone dan alat mesin pertanian, menurutnya, mampu meningkatkan efisiensi.
Selain itu, Pemkab Mahulu mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan. Pembentukan Brigade Pangan menjadi salah satu strategi percepatan produksi.
Suhuk juga menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung petani. Ia menegaskan, progra, akan terus berlanjut dan mendapatkan evaluasi secara bertahap.
“Pemkab Mahulu juga berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana pertanian sesuai kebutuhan petani. Tentunya dengan tetap mendapatkan pembinaan dari DKPP, TNI, serta Balai Besar bidang pertanian,” ujarnya. (bro2)

