BERANDAPOST.COM, UJOH BILANG – Arah pembangunan Mahakam Ulu (Mahulu) lima tahun ke depan mulai dirumuskan dengan penekanan kuat pada dampak nyata bagi masyarakat. Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan, meminta seluruh perangkat daerah menyusun Rencana Strategis (Renstra) yang lebih fokus, terukur, dan tidak sekadar formalitas.
Angela menegaskan, kondisi fiskal daerah menuntut perubahan cara kerja. Bahkan ia menegaskan tidak bisa lagi menyusun program tanpa prioritas yang jelas.
“Kemampuan fiskal daerah yang terbatas menuntut kita untuk bekerja lebih cermat, lebih efisien, dan lebih tepat sasaran dalam menyusun perencanaan pembangunan,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Ia kemudian menggarisbawahi empat fokus utama. Pertama, pembangunan infrastruktur dan lingkungan hidup untuk membuka keterisolasian wilayah. Kedua, peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ketiga, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal. Keempat, reformasi tata kelola pemerintahan berbasis kinerja dan digitalisasi.
Arah tersebut menjadi fondasi agar pembangunan tidak hanya berjalan, tetapi memberi hasil yang terasa. Setiap program harus punya indikator jelas dan target terukur.
Angela juga mengingatkan pentingnya sinkronisasi antar dokumen perencanaan. Renstra harus sejalan dengan RPJMD serta target pembangunan nasional.
“Renstra tidak boleh berdiri sendiri, tetapi harus selaras dengan RPJMD, mendukung target nasional, serta terintegrasi dengan rencana kinerja tahunan,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menegaskan tidak ingin lagi ada program tanpa arah jelas. Perencanaan harus mampu dipertanggungjawabkan dan benar-benar menjawab kebutuhan daerah.
“Saya tidak ingin lagi ada program yang tidak selaras dengan prioritas daerah, ataupun kegiatan tanpa indikator yang jelas,” tegasnya.
Penilaian kinerja ke depan juga akan berubah. Fokus tidak lagi pada jumlah kegiatan, melainkan hasil dan dampaknya untuk masyarakat.
“Dengan keterbatasan fiskal yang ada, setiap kebijakan dan anggaran harus benar-benar menjadi solusi bagi pembangunan daerah,” tandasnya.
Melalui pendampingan ini, Pemkab Mahulu berharap lahir dokumen Renstra yang implementatif dan mampu menjawab tantangan pembangunan Mahakam Ulu hingga lima tahun ke depan. (bro2)

