BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Sufyan Jufri Desak Pemkot Balikpapan Petakan Drainase Rawan

Sufyan Jufri Desak Pemkot Balikpapan Petakan Drainase Rawan

Anggota DPRD Balikpapan, Sufyan Jufri mendesak pemetaan drainase berbahaya setelah balita berusia dua tahun meninggal akibat hanyut di parit kawasan Manggar, Balikpapan Timur. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Anggota DPRD Kota Balikpapan, Sufyan Jufri, meminta Pemerintah Kota Balikpapan segera memetakan seluruh titik drainase yang berpotensi membahayakan warga, terutama pada kawasan permukiman padat penduduk.

Sufyan menyampaikan hal tersebut setelah insiden tewasnya balita berusia 2 tahun berinisial KAR. Korban hanyut terbawa arus parit depan rumahnya beberapa hari lalu.

Menurutnya, keberadaan saluran drainase berukuran besar yang terbuka dan berada dekat rumah warga menyimpan risiko tinggi, khususnya bagi anak-anak.

“Drainase yang terbuka sangat berbahaya, terutama bagi anak-anak,” kata Sufyan Jufri, Senin (8/6/2026).

Ia menilai peristiwa yang merenggut nyawa balita tersebut harus menjadi momentum evaluasi bersama agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Sufyan Jufri juga meminta instansi teknis terkait memberikan perhatian lebih serius terhadap aspek keselamatan pada pembangunan maupun pengelolaan infrastruktur drainase.

Bandara SAMS Sepinggan Sambut Kepulangan Kloter 1 Debarkasi Balikpapan

“Jangan sampai ada korban berikutnya. Ini sudah cukup menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih serius memikirkan langkah pencegahan,” tegasnya.

Fokus pada Solusi

Sufyan bahkan mengingatkan agar peristiwa tersebut tidak berkembang menjadi ajang saling menyalahkan. Menurutnya, yang terpenting saat ini adalah mencari solusi konkret untuk mengurangi risiko kecelakaan serupa pada masa mendatang.

“Ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk memperhatikan hal-hal yang berpotensi membahayakan masyarakat,” ujarnya.

Selain mendorong pemerintah melakukan evaluasi terhadap kondisi drainase, Sufyan juga mengingatkan pentingnya pengawasan dari orang tua terhadap anak-anak. Terutama saat bermain sekitar saluran air, parit, maupun area yang memiliki potensi bahaya.

“Jangan sampai lengah, apalagi jika sekitar lingkungan terdapat bangunan atau drainase yang berbahaya. Ini menjadi peringatan bagi kita semua,” imbuhnya.

RT Balikpapan Perketat Pendatang, Wajib Lapor 2×24 Jam

Perlu Identifikasi Titik Rawan

Lebih lanjut, Sufyan Jufri meminta pemerintah segera mengidentifikasi seluruh kawasan yang memiliki drainase terbuka maupun saluran air berukuran besar.

Langkah tersebut penting karena ancaman keselamatan tidak hanya mengintai anak-anak, tetapi juga orang dewasa saat kondisi cuaca ekstrem dan banjir melanda.

“Drainase seperti itu bukan hanya berbahaya bagi anak-anak. Orang dewasa pun bisa menjadi korban, terutama saat kondisi banjir,” pungkasnya. (bro2)