BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mulai serius mengantisipasi ancaman kekeringan akibat fenomena EL Nino. Termasuk mempersiapkan langkah konkret agar pasokan air tetap aman bagi warga.
Pemkot Balikpapan memprioritaskan peningkatan kapasitas tampungan air baku. Fokus utama tertuju pada pengerukan Waduk Manggar sebagai sumber air bersih utama kota.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyebut langkah ini merupakan hasil koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai.
“Hasil pertemuan dengan BWS, ada beberapa solusi yang akan segera kita jalankan tahun ini,” kata Rahmad, Sabtu (18/4/2026).
Izin pengerukan Waduk Manggar kini telah terbit. Hal ini mempercepat pelaksanaan tanpa perlu proses pembebasan lahan.
“Cara ini lebih efisien, karena kita bisa langsung meningkatkan kapasitas tampungan tanpa pembebasan lahan,” jelasnya.
Rencana pengerukan mencakup area sekitar 20 hektare dengan kedalaman hingga dua meter. Volume air bakal meningkat signifikan sebagai cadangan saat kemarau.
Sedangkan dari sisi pembiayaan, Pemkot Balikpapan menyiapkan skema melalui anggaran perubahan maupun anggaran murni, dengan tetap berkoordinasi lintas instansi.
“Tapi upaya teknis saja tidak cukup. Peran masyarakat tetap penting,” ujarnya.
Rahmad mengimbau warga menggunakan air secara bijak dan tidak melakukan penimbunan berlebihan. Ia menyarankan menyiapkan cadangan secukupnya, sekitar dua hingga tiga drum.
“Tidak perlu panik, cukup siapkan cadangan secukupnya agar distribusi air tetap merata,” pungkasnya. (bro2)

