BERANDAPOST.COM, MIAMI – Neymar akhirnya kembali mengenakan seragam tim nasional Brasil setelah absen selama 981 hari. Momen emosional itu terjadi saat Selecao mengalahkan Skotlandia 3-0 dan memastikan sebagai juara Grup C Piala Dunia 2026.
Sorakan paling meriah dalam Miami Stadium justru bukan saat gol Brasil tercipta, melainkan ketika nama Neymar muncul pada papan pergantian pemain. Penyerang berusia 34 tahun itu masuk menggantikan Matheus Cunha dan disambut gemuruh ribuan suporter.
Sebelum memasuki lapangan, Neymar lebih dulu menunjuk ke langit dengan kedua telunjuknya sebagai ungkapan syukur. Cunha pun langsung memeluknya dalam momen yang menjadi simbol kembalinya sang bintang ke tim nasional.
“Saya senang bisa kembali mengenakan seragam Brasil setelah tiga tahun. Secara fisik saya merasa baik, syukur kepada Tuhan,” ujar Neymar.
Ia mengaku menjalani latihan intensif selama 25 hari agar siap tampil kembali bersama Selecao.
“Saya merasakan campuran berbagai emosi saat masuk ke lapangan. Sudah lama sejak terakhir kali saya mengenakan seragam ini, tetapi syukur kepada Tuhan semuanya berjalan baik dan saya berhasil kembali,” katanya.
Neymar Masuk, Permainan Brasil Berubah
Meski hanya bermain sekitar 20 menit tanpa mencetak gol, kehadiran Neymar memberi warna baru dalam permainan Brasil. Ia beberapa kali menjadi penghubung antara lini tengah dan lini depan, nyaris mencatat assist untuk Vinicius Junior melalui umpan dengan kaki bagian luar, serta mengancam gawang Skotlandia lewat tendangan sudut langsung dan tembakan keras.
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, menilai kembalinya Neymar menjadi suntikan moral bagi seluruh tim.
“Saya pikir semua pemain memainkan peran penting. Kami bekerja sebagai sebuah tim dan masuknya Neymar benar-benar menjadi dorongan besar bagi kami,” ujar Ancelotti.
Neymar terakhir kali memperkuat Brasil pada Oktober 2023 sebelum mengalami cedera lutut serius saat menghadapi Uruguay pada kualifikasi Piala Dunia zona Amerika Selatan. Cedera tersebut membuatnya menepi hampir satu tahun.
Ia juga sempat mengalami cedera otot betis kanan pada Mei 2026 ketika membela Santos sehingga harus melewatkan dua pertandingan awal Brasil dalam kontes Piala Dunia melawan Maroko dan Haiti. (bro2)

