BERANDAPOST.COM, LOS ANGELES – Turki memang gagal melangkah ke babak berikutnya. Namun, tim berjuluk Ay-Yıldızlılar itu menutup perjalanan mereka dalam ajang Piala Dunia 2026 dengan kemenangan dramatis. Skor 3-2 atas juara Grup D, Amerika Serikat, di Los Angeles.
Amerika Serikat sebenarnya telah memastikan status juara grup. Kondisi itu membuat pelatih Mauricio Pochettino melakukan rotasi besar-besaran. Mengubah susunan sembilan pemain setelah kemenangan atas Australia.
Para pemain pelapis Paman Sam langsung memanfaatkan kesempatan tersebut. Pertandingan baru berjalan tiga menit saat Auston Trusty membuka keunggulan Amerika Serikat.
Bek tersebut menyambut sepak pojok Sebastian Berhalter dengan sundulan sebelum menuntaskan peluang melalui tendangan kaki kiri.
Tak ayal, gol cepat itu sempat membuat Turki berada dalam tekanan. Namun, semangat tim tidak luntur meski telah pasti tersingkir dari turnamen.
Tujuh menit kemudian, Arda Guler membawa Turki menyamakan kedudukan. Gelandang muda itu memainkan kombinasi umpan dengan Baris Yilmaz sebelum melewati pertahanan lawan dan menaklukkan kiper Amerika Serikat dengan penyelesaian tenang. Gol tersebut juga mengukuhkan Arda sebagai pencetak gol termuda Turki dalam sejarah Piala Dunia.
Pertahanan Amerika Serikat kembali menunjukkan celah menjelang pertengahan babak pertama. Memasuki menit ke-30, Eren Elmali mengirim umpan matang, dan Baris Yilmaz berhasil menuntaskan untuk membawa Turki berbalik unggul 2-1.
Gol Dramatis Penentu Kemenangan
Memasuki babak kedua, Amerika Serikat merespons dengan cepat. Tiga menit setelah jeda, Sebastian Berhalter melengkapi penampilan impresifnya lewat gol dari tendangan keras luar kotak penalti setelah sebelumnya mencatat satu assist.
Pochettino kemudian memasukkan sejumlah pemain utama demi memburu kemenangan. Christian Pulisic yang kembali tampil sempat memberikan ancaman bagi lini pertahanan Turki. Tetapi penyelesaian akhir Amerika Serikat gagal menghasilkan gol tambahan.
Saat pertandingan tampak berakhir imbang, Turki justru mencuri kemenangan. Kaan Ayhan mencetak gol penentu pada menit kedelapan masa tambahan waktu sekaligus memastikan kemenangan dramatis 3-2.
Hasil tersebut menjadi penutup manis bagi Turki meski gagal lolos ke fase gugur. Sebaliknya, Amerika Serikat tetap melangkah ke babak berikutnya sebagai juara Grup D meski harus menelan kekalahan pertama pada turnamen ini. (bro2)

