BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Pelebaran Sungai Ampal Balikpapan Prioritas 2027, Tekan Risiko Banjir

Pelebaran Sungai Ampal Balikpapan Prioritas 2027, Tekan Risiko Banjir

Pelebaran Sungai Ampal menjadi prioritas Pemkot Balikpapan pada 2027. DPRD Balikpapan mendukung program senilai Rp147 miliar untuk mengurangi risiko banjir. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Upaya mengatasi banjir dalam Kota Balikpapan memasuki tahap yang lebih serius. Pelebaran Sungai Ampal menjadi salah satu program strategis yang menjadi prioritas Pemerintah Kota Balikpapan pada 2027. Langkah tersebut untuk meningkatkan kapasitas aliran air saat hujan deras.

Program itu mendapat dukungan DPRD Kota Balikpapan karena dinilai mampu mengurangi risiko banjir yang selama ini kerap mengganggu aktivitas masyarakat dan mobilitas kendaraan.

Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Yusri, menegaskan penanganan banjir tetap menjadi fokus utama dalam pembahasan program pembangunan infrastruktur tahun depan.

Menurutnya, persoalan banjir harus segera tuntas agar tidak menghambat aktivitas warga maupun kelancaran lalu lintas, terutama saat berlangsung kegiatan penting.

“Jangan sampai ketika ada tamu atau kegiatan penting terjadi banjir yang membuat akses jalan terganggu,” kata Yusri, Senin (29/6/2026).

Lanal Balikpapan Ganti Komandan, Kini Dipimpin Rudhiro Pratomo

Sebagai bagian dari program tersebut, pemerintah merencanakan pembebasan lahan pada kawasan hulu Sungai Ampal, meliputi Kelurahan Damai Bahagia, Jalan MT Haryono, hingga kawasan Jalan Pupuk. Lahan itu untuk mendukung pelebaran alur sungai.

Pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp147 miliar khusus untuk pembebasan lahan sebagai tahap awal pelaksanaan proyek.

Yusri menjelaskan, pelebaran Sungai Ampal sekitar 40 sampai 50 meter. Penambahan kapasitas itu agar mampu menampung debit air lebih besar sehingga dapat menekan potensi banjir pada sejumlah kawasan.

“Melebarkan Sungai Ampal sehingga aliran air menjadi lebih lancar dan risiko banjir dapat berkurang,” tandas Yusri. (bro2)

Awasi Ketat Setoran BPHTB, Cegah Kebocoran PAD Sektor Properti