BERANDAPOST.COM, BONTANG – Persaingan dunia kerja terus berubah seiring kemajuan teknologi dan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kondisi itu mendorong Pemkot Bontang memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu bersaing sekaligus memanfaatkan peluang ekonomi baru.
Komitmen tersebut tampak dalam keikutsertaan Pemkot Bontang dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Ketenagakerjaan dan Ketransmigrasian Tahun 2026. Merupakan rapat gelaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemrov Kaltim) secara virtual.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bontang, Akhmad Suharto, bersama Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bontang, Asdar. mengikuti rakor, Kamis (25/6/2026).
Forum tersebut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Pemprov Kaltim, DPRD Kaltim, pemerintah kabupaten dan kota, perguruan tinggi, dunia usaha, hingga mitra terkait.
Akhmad Suharto bahkan menilai rakor tersebut menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota. Menurutnya, posisi Kaltim sebagai serambi IKN juga menghadirkan peluang besar sekaligus tantangan.
“Kondisi tersebut mendorong perlunya kolaborasi lintas sektor untuk meningkatkan daya saing SDM, memperluas kesempatan kerja, serta memperkuat program transmigrasi daerah.”
Rakor tahun ini mengusung tema “Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Tenaga Kerja untuk Mewujudkan Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas”. Forum tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Transmigrasi RI, serta paparan akademisi Profesor Anwar Sanusi.
Berbagai isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari green jobs, pelatihan vokasi, program pemagangan, hubungan industrial, hingga penguatan informasi pasar kerja. Hasil pembahasan akan melahirkan rekomendasi yang mampu memperkuat pembangunan ketenagakerjaan dan ketransmigrasian Kaltim secara berkelanjutan. (bro2)

