EKONOMI
Beranda / EKONOMI / PLN Pastikan Keandalan GIS 4 IKN, Pasokan Listrik Nusantara Dipantau

PLN Pastikan Keandalan GIS 4 IKN, Pasokan Listrik Nusantara Dipantau

PLN UIP Kalimantan Bagian Timur memantau operasional GIS 4 IKN untuk memastikan keandalan infrastruktur kelistrikan dan pasokan listrik kawasan Nusantara. (HO - PLN UIP KLT)

BERANDAPOST.COM, PENAJAM – Keandalan pasokan listrik menjadi salah satu fondasi utama pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Untuk memastikan sistem tetap bekerja optimal, PT PLN UIP KLT meninjau operasional Gas Insulated Switchgear atau GIS 4 IKN, pada Jumat (19/6/2026) lalu.

Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kesiapan infrastruktur kelistrikan. Sekaligus memastikan seluruh fasilitas pendukung mampu memenuhi kebutuhan energi kawasan IKN secara berkelanjutan.

GIS 4 IKN merupakan salah satu infrastruktur vital dalam sistem kelistrikan Ibu Kota Nusantara. Saat ini fasilitas tersebut masih berada dalam masa garansi. Sehingga memerlukan pemantauan dan evaluasi berkala untuk memastikan seluruh peralatan berfungsi sesuai standar operasional PLN.

General Manager PLN UIP KLT, Dewanto, mengatakan peninjauan lapangan untuk menjaga keandalan infrastruktur kelistrikan yang menopang pembangunan IKN.

“PLN memastikan setiap infrastruktur kelistrikan yang mendukung IKN dapat beroperasi sesuai standar,” kata Dewanto dalam keterangan resmi, Senin (29/6/2026).

Pertamina Latih Warga Binaan Kelola Lahan untuk Ketahanan Pangan

Ia menjelaskan, pemantauan selama masa garansi memiliki peran penting untuk mendeteksi potensi kendala teknis sejak awal sehingga dapat segera ditangani.

“Keandalan sistem kelistrikan tidak hanya pada saat pembangunan selesai, tetapi juga melalui pemeliharaan, evaluasi, dan pengawasan berkelanjutan. Karena itu, koordinasi harus kuat antara tim operasi, konstruksi, dan proyek,” tambahnya.

Selama peninjauan, jajaran PLN juga membahas berbagai aspek teknis, mulai dari kondisi peralatan utama, kesiapan fasilitas pendukung, penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), hingga penguatan koordinasi antartim agar performa infrastruktur tetap terjaga selama masa pemeliharaan. (bro2)