BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Prediksi 313 Ribu Pemudik Lebaran

Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Prediksi 313 Ribu Pemudik Lebaran

Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan memprediksi 313 ribu penumpang selama musim mudik Lebaran. Posko angkutan udara dibuka 13-30 Maret 2026. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Mobilitas masyarakat melalui jalur udara diprediksi meningkat menjelang libur Lebaran. Aktivitas perjalanan menuju kampung halaman membuat trafik penumpang pada bandara utama Kalimantan Timur akan mengalami kenaikan.

Pengelola Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan memproyeksikan peningkatan jumlah penumpang selama periode angkutan Lebaran 1447 Hijriah.

General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar, mengatakan pergerakan penumpang bakal mencapai 313.170 orang.

“Kami memproyeksikan adanya tren pertumbuhan trafik yang positif pada periode Lebaran kali ini. Pergerakan penumpang prediksi kami mencapai 313.170 orang atau meningkat sekitar 2 persen daripada tahun sebelumnya,” ujarnya, Jumat (13/3/2026).

Selain jumlah penumpang, aktivitas penerbangan juga bakal mengalami peningkatan. Selama periode Lebaran 2026, jumlah penerbangan bisa mencapai 2.677 pergerakan pesawat atau naik sekitar satu persen ketimbang periode Lebaran tahun sebelumnya.

Tips Amankan Listrik Rumah Saat Ditinggal Mudik Lebaran

Iwan menambahkan tingkat pemulihan trafik penerbangan atau recovery rate pada bandara tersebut telah mencapai 105,41 persen.

Angka tersebut menunjukkan aktivitas penerbangan telah melampaui capaian sebelum pandemi pada 2019.

Puncak Arus Mudik dan Balik

Manajemen bandara memprediksi puncak arus mudik terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026. Sementara puncak arus balik berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026.

Menurut Iwan, peningkatan trafik tersebut menuntut pengelolaan operasional bandara secara lebih presisi. Seluruh operasional berjalan dengan prinsip utama 3S + 1C, yakni Safety, Security, Services, dan Compliance.

Ia menegaskan keberhasilan pengelolaan arus mudik sangat bergantung pada kerja sama berbagai pihak pada lingkungan bandara.

Demam Berdarah di Balikpapan 326 Kasus, Vaksinasi Terkendala Anggaran

“Sinergi antar unsur mulai dari Otoritas Bandara, TNI-Polri, AirNav Indonesia, maskapai hingga ground handling menjadi kunci untuk memastikan layanan berjalan aman dan lancar,” jelasnya.

Posko Angkutan Lebaran Beroperasi 18 Hari

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, PT Angkasa Pura Indonesia juga mengoperasikan Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran. Posko tersebut mulai bertugas selama 18 hari, sejak 13 hingga 30 Maret 2026.

Langkah itu menjadi bagian dari kesiapsiagaan menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama periode mudik dan arus balik Lebaran. Selain kesiapan teknis, manajemen bandara juga menekankan pentingnya pelayanan yang humanis kepada penumpang.

“Kami meminta seluruh personel memberikan pelayanan yang humanis dan penuh empati kepada para penumpang,” kata Iwan.

Ia juga mengimbau calon penumpang memantau informasi penerbangan secara berkala serta datang lebih awal ke bandara untuk menghindari kepadatan terminal.

Ritel Modern Menjamur di Balikpapan, Aturan Jarak Dikaji Ulang

“Kami mengimbau calon penumpang datang lebih awal ke bandara dan terus memantau informasi penerbangan agar terhindar dari kepadatan di terminal,” pungkasnya. (bro2)