BERANDAPOST.COM, TARAKAN – Saat banyak orang berkumpul bersama keluarga pada momen Idulfitri, sebagian lainnya tetap menjalankan tugas pada garis depan pelayanan. Salah satunya Muhammad Hanif Zidan (26), pegawai Unit Layanan Pelanggan (ULP) Tarakan.
Hanif memilih tetap berjaga pada pos siaga kelistrikan demi memastikan masyarakat dapat menikmati listrik yang andal saat Lebaran.
Bagi Hanif, Idulfitri bukan sekadar pulang kampung. Ia memaknai hari raya sebagai momen pengabdian agar orang lain bisa merasakan kenyamanan di rumah masing-masing.
“Kalau listrik tetap andal, masyarakat bisa ibadah dengan tenang dan berkumpul bersama keluarga tanpa khawatir,” ujarnya, Senin (23/3/2026).
Sejak masa siaga Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 1447 Hijriah berlangsung pada 12-31 Maret 2026, Hanif bersama ratusan personel PT PLN (Persero) terus bersiaga.
Mereka bertugas pada berbagai lokasi strategis, mulai dari posko siaga, pemantauan sistem, hingga kesiapan respons cepat jika terjadi gangguan.
Bagi Hanif, ini bukan pengalaman pertama merayakan Idulfitri saat bertugas. Ia sudah terbiasa menerima tanggung jawab tersebut sebagai bagian dari profesinya.
Lebaran Lewat Layar
Meski tidak bisa berkumpul langsung bersama keluarga, Hanif tetap menjaga silaturahmi melalui panggilan video usai salat Idulfitri. “Biasanya setelah salat langsung sungkem, sekarang lewat layar,” katanya sambil tersenyum.
Dari balik senyum itu, tersimpan rindu yang ia pendam. Namun ia memahami pilihan tersebut sejak awal bergabung sebagai insan PLN.
“Ini sudah menjadi komitmen kami untuk tetap hadir menjaga listrik, terutama saat momen penting seperti Idulfitri,” tambahnya.
Cerita Hanif mencerminkan dedikasi banyak petugas PLN lainnya yang tetap siaga selama Ramadan dan Idulfitri. Mereka tersebar ke berbagai lini, mulai dari pengatur distribusi, tim teknik lapangan, hingga layanan pelanggan.
Pengabdian di Hari Kemenangan
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap bertugas. PLN memastikan pasokan listrik untuk wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara tetap stabil selama Lebaran.
“Petugas PLN tetap berada pada garis depan untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Bagi Hanif dan rekan-rekannya, merayakan Idulfitri saat bertugas bukan sekadar pengorbanan. Mereka melihatnya sebagai bentuk pengabdian agar terang tetap hadir dalam setiap rumah masyarakat pada hari kemenangan.
Dengan kesiapsiagaan tersebut, masyarakat dapat menjalankan ibadah dan bersilaturahmi tanpa gangguan listrik. (bro2)



