BONTANG
Beranda / DAERAH / BONTANG / Bontang-BPOM Targetkan Tiga Besar Kota Pangan Aman Nasional

Bontang-BPOM Targetkan Tiga Besar Kota Pangan Aman Nasional

Bontang kejar tiga besar kota pangan aman. Audiensi dengan BPOM dorong percepatan program dan penguatan sistem keamanan pangan. (Prokopim)

BERANDAPOST.COM, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang ingin mempercepat capaian program strategis dalam sektor pangan. Salah satunya melalui audiensi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) terkait penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman (KKPA), Kamis (30/4/2026).

Pertemuan berlangsung dalam Kantor Wali Kota dan hadir Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, bersama Penjabat Sekretaris Daerah, Akhmad Suharto.

Audiensi membahas indikator penilaian serta progres daerah dalam mewujudkan sistem pangan yang aman dan berkualitas. Program ini menjadi bagian penting dalam mendukung visi pembangunan daerah.

Agus Haris menegaskan keamanan pangan sebagai fondasi kesehatan masyarakat sekaligus tanggung jawab bersama dari hulu hingga hilir.

“Audiensi ini menjadi momentum memperkuat komitmen bersama untuk mewujudkan Bontang sebagai kota pangan aman yang berdaya saing,” ujarnya.

Realisasi Keuangan dan Fisik Bontang Belum Tembus Target

Pemerintah kota juga mendorong percepatan melalui sinkronisasi data, penguatan regulasi, serta kolaborasi lintas sektor.

Sementara itu, Direktur BPOM Pusat, Taruna Ikrar, menjelaskan Program KKPA menjadi instrumen pengukuran kinerja pengawasan pangan daerah yang masuk dalam rencana pembangunan nasional.

Ia bahkan menekankan pentingnya data yang akurat dan berbasis bukti sebagai dasar penilaian.

“Data yang disampaikan harus realistis dan dapat dipertanggungjawabkan agar penilaian berjalan objektif,” jelasnya.

Setelah pembinaan dari Balai Besar POM Samarinda, capaian Bontang meningkat hingga sekitar 73 persen. Hasil ini menjadi modal penting untuk mengejar posisi tiga besar.

Bontang Dorong UMKM Tembus Ekspor, Kurangi Ketergantungan Industri

Sinergi seluruh perangkat daerah menjadi kunci dalam mendorong peningkatan tersebut. (bro2)