PASER
Beranda / DAERAH / PASER / Pembangunan 2 Jembatan Buka Akses Desa Rantau Layung-Rantau Buta

Pembangunan 2 Jembatan Buka Akses Desa Rantau Layung-Rantau Buta

Bupati Paser Fahmi Fadli merespons usulan pembangunan dua jembatan penghubung Desa Rantau Layung dan Rantau Buta demi memperlancar akses warga. (HO - Prokopim Paser)

BERANDAPOST.COM, TANA PASER – Peresmian Jembatan Sei Kasungai, Desa Rantau Buta, Kecamatan Batu Sopang, menjadi harapan baru bagi warga pedalaman. Namun hadirnya akses yang lebih baik, masyarakat masih menyimpan harapan lain. Berupa pembangunan dua jembatan penghubung pada ruas jalan utama antara Desa Rantau Layung dan Desa Rantau Buta.

Kepala Desa Rantau Buta, Rofi’iyadi menyampaikan persoalan itu secara langsung kepada Bupati Paser Fahmi Fadli usai peresmian jembatan pada Senin (1/6/2026).

Desa Rantau Buta berjarak sekitar 12 kilometer dari Jalan Nasional Kuaro-Batu Aji. Sementara Desa Rantau Layung berada lebih jauh, sekitar 22 kilometer dari Rantau Buta. Kondisi jalan yang masih sulit dilalui kendaraan roda empat membuat keberadaan dua jembatan menjadi kebutuhan mendesak bagi warga.

Dua jembatan yang pihak desa usulkan memiliki bentang sepanjang 15 meter dan 17 meter. Infrastruktur tersebut menjadi bagian penting dari akses utama masyarakat yang menghubungkan kedua desa.

Merespons usulan, Bupati Paser Fahmi Fadli meminta dukungan PT Kideco Jaya Agung agar ikut mempercepat pembangunan salah satu jembatan.

Pemkab Paser Raih WTP ke-13 Berturut-turut dari BPK RI

“Kami harap PT Kideco yang selama ini telah melaksanakan aktivitas dalam wilayah Kecamatan Batu Sopang bisa menyalurkan anggaran. Tentunya untuk menyelesaikan pembangunan salah satu dari dua jembatan yang menjadi usulan Kades Rantau Buta,” kata Fahmi

Fahmi menegaskan pembangunan infrastruktur tidak semata-mata mempertimbangkan jumlah penduduk suatu desa. Pemerintah Kabupaten Paser lebih fokus pada upaya membuka keterisolasian wilayah melalui peningkatan kualitas jalan dan jembatan.

“Setiap desa yang masih memiliki akses tidak baik akan menjadi perhatian kami. Kami akan melaksanakan pembangunan agar warga desa bisa merasakan akses yang lebih baik,” tegasnya. (bro2)