BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Proses penerimaan peserta murid baru kini semakin mudah dan transparan. Orang tua maupun calon siswa tidak perlu lagi datang lebih awal untuk mengantre hanya demi mendapatkan jadwal verifikasi data. Pasalnya, Sistem Penerimaan Murid Baru atau SPMB Balikpapan 2026 berlaku secara daring atau online.
Pendaftaran SPMB Balikpapan 2026 melalui laman resmi spmb.balikpapan.go.id.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan, mengatakan sistem daring tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Sekaligus memastikan proses penerimaan siswa baru berjalan lebih adil dan transparan,” kata Irfan Taufik, Jumat (5/6/2026).
Ada lima jalur penerimaan dalam pelaksanaan SPMB Balikpapan 2026. Calon murid dapat memilih sesuai kondisi dan persyaratan masing-masing.
Jalur pertama adalah jalur domisili yang terdiri atas domisili rayon dan domisili prioritas. Jalur kedua merupakan jalur prestasi yang terbagi menjadi prestasi akademik dan prestasi nonakademik.
Selanjutnya terdapat jalur afirmasi bagi calon murid dari keluarga kurang mampu berdasarkan data yang telah terintegrasi dalam sistem pemerintah.
Jalur berikutnya adalah mutasi bagi murid yang orang tuanya mendapatkan penugasan atau perpindahan kerja ke Kota Balikpapan. Sementara itu, pembukaan jalur reguler setelah proses seleksi pada empat jalur utama selesai dan masih tersedia kuota pada sekolah tujuan.
“Pada jalur reguler tidak lagi menggunakan pembatasan zona. Calon murid dapat mendaftar ke sekolah yang ia inginkan sepanjang masih tersedia kuota dan memenuhi persyaratan seleksi,” jelas Irfan.
Verifikasi dan Validasi 15 Juni 2026
Selain itu, Disdikbud Balikpapan menjadwalkan proses verifikasi dan validasi data calon murid berlangsung mulai 15 Juni hingga 1 Juli 2026. Adapun pengambilan nomor antrean verifikasi dan validasi secara daring pada 15 hingga 23 Juni 2026.
Irfan menegaskan masyarakat tidak perlu mendatangi kantornya hanya untuk mengambil nomor antrean karena seluruh proses telah terintegrasi dalam sistem online.
Melalui mekanisme tersebut, calon murid maupun orang tua akan langsung menerima jadwal pelayanan lengkap dengan tanggal dan jam pelaksanaan verifikasi.
“Setelah mengambil nomor antrean secara online, masyarakat akan langsung mendapatkan jadwal pelayanan,” jelasnya.
Menurut Irfan, digitalisasi seluruh tahapan SPMB Balikpapan 2026 menjadi langkah penting untuk meningkatkan efisiensi pelayanan sekaligus meminimalkan potensi kecurangan dalam proses penerimaan siswa baru.
Dengan sistem yang lebih terbuka dan terintegrasi, ia berharap seluruh calon murid memiliki kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan secara adil, transparan, dan akuntabel. (bro2)

