BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Aktivitas warga yang melintasi salah satu ruas jalan nasional di Balikpapan akan mengalami perubahan selama beberapa bulan ke depan. Demi menjamin keselamatan pengguna jalan dan mempercepat penanganan longsor, pemerintah memutuskan menutup total ruas jalan yang terdampak kerusakan tersebut.
Penutupan akan berlangsung hingga Agustus 2026 atau sekitar tiga bulan, menyesuaikan progres pekerjaan perbaikan yang tengah berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan, Muhamad Fadli Paturrahman, mengatakan keputusan penutupan total setelah terbitnya hasil kajian teknis.
“Hasilnya menunjukkan pekerjaan tidak memungkinkan apabila dengan sistem buka-tutup jalan,” kata Fadli, Jumat (5/6/2026).
Sebelumnya, skema lalu lintas terbatas sempat menjadi salah satu alternatif agar kendaraan tetap dapat melintas. Namun setelah melalui evaluasi, risiko terhadap keselamatan pengguna jalan maupun pekerja proyek terlalu tinggi.
“Hasil analisis dari pihak teknis menyatakan pekerjaan harus secara penuh. Ya tujuannya agar perbaikan dapat berjalan maksimal dan faktor keselamatan tetap terjaga,” jelasnya.
Rekayasa Lalu Lintas
Sebagai tindak lanjut penutupan jalan, Pemerintah Kota Balikpapan menerapkan rekayasa lalu lintas. Pembahasan melibatkan kepolisian, pemerintah wilayah, ketua RT, kecamatan, kelurahan, serta masyarakat yang terdampak langsung oleh pengalihan arus kendaraan.
“Keputusan pengalihan lalu lintas ini merupakan hasil kesepakatan bersama seluruh stakeholder yang terlibat,” ujarnya.
Dalam skema tersebut, kendaraan dari kawasan BJBJ menuju Jalan Ruhui Rahayu mengarah ke Jalan Punai. Sebaliknya, kendaraan dari Jalan Ruhui Rahayu menuju kawasan BJBJ melalui Villa Damai.
“Jalur alternatif tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00 hingga 22.00 Wita,” ungkapnya.
Menurut Fadli, penetapan jam operasional mempertimbangkan kondisi lingkungan sekitar serta hasil kesepakatan seluruh pihak yang terlibat dalam pembahasan.
“Awalnya ada usulan agar jalur alternatif buka hingga tengah malam. Tetapi setelah pembahasan bersama, kami sepakat operasional berlangsung sampai pukul 22.00 Wita dan buka lebih awal pada pagi hari,” jelasnya.
Siagakan Petugas
Untuk mengantisipasi kemacetan dan memastikan arus lalu lintas tetap lancar, pihaknya akan menempatkan personel pada sejumlah titik strategis selama dua pekan pertama masa penutupan. Pengawasan selanjutnya bersama Satuan Lalu Lintas Polresta Balikpapan hingga pekerjaan perbaikan selesai.
“Tujuannya agar aktivitas masyarakat tidak terganggu secara signifikan,” terang Fadli.
Pemerintah Kota Balikpapan berharap dukungan masyarakat selama masa perbaikan berlangsung agar pekerjaan dapat selesai tepat waktu. “Supaya akses jalan kembali normal sesuai target,” tutupnya. (bro2)

