BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Kepulangan jemaah haji tidak hanya membawa kebahagiaan bagi keluarga yang menanti. Momentum tersebut juga dapat menjadi penggerak ekonomi daerah. Terutama ketika para jemaah memilih membelanjakan uangnya pada produk dan usaha lokal.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji menyampaikan pesan tersebut saat menyambut kedatangan jemaah haji Kloter 2 Embarkasi Balikpapan, Selasa (9/6/2026).
Menurut Seno, jemaah bisa membeli oleh-oleh yang sama dari produk khas haji asal Makkah dan Madinah. Selain lebih praktis, langkah tersebut berpotensi memberikan manfaat ekonomi langsung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Karena saat ini sudah banyak toko-toko lokal yang menjual oleh-oleh khas haji secara lengkap,” kata Seno Aji menyambut jemaah dalam Asrama Haji Balikpapan.
Ia menilai kebijakan pembatasan bagasi dari maskapai penerbangan dapat menjadi momentum bagi jemaah untuk mengurangi belanja barang bawaan dari Arab Saudi. Sehingga lebih banyak yang membeli kebutuhan maupun buah tangan setelah kembali ke Indonesia.
Menurutnya, perputaran uang yang terjadi melalui transaksi tersebut akan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM sekaligus memperkuat ekonomi daerah.
“Jika jemaah berbelanja di tanah air, para pengusaha kecil dan menengah kita bisa mendapatkan income (pendapatan) langsung,” jelasnya.
Satu Jemaah Balikpapan Meninggal
Sementara itu, Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Balikpapan, Suharto Baijuri, memastikan proses kepulangan jemaah Kloter 2 berjalan aman dan lancar.
“Jumlah jemaah kloter 2 yang tiba sebanyak 360 orang. Mayoritas merupakan warga Kota Balikpapan yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji,” kata Suharto.
Namun, ia mengungkapkan satu jemaah asal Balikpapan meninggal dunia akibat komplikasi penyakit hipertensi yang memicu serangan jantung.
“Jemaah haji kita ada yang meninggal dunia karena sakit hipertensi yaitu serangan jantung. Untuk mengisi kekosongan kursi, maka satu jemaah kloter 5 asal Kukar yang mengisi,” terang Suharto Baijuri.
Meski demikian, secara umum proses pemulangan jemaah berlangsung lancar. Seluruh jemaah yang tiba kemudian menjalani tahapan administrasi dan pelayanan lanjutan sebelum kembali ke rumah masing-masing. (bro2)

