BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Organisasi kemasyarakatan adat mulai menyiapkan langkah menghadapi pesatnya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Salah satunya Laskar Pemuda Adat Dayak Kalimantan (LPADKT) Cabang Balikpapan yang kembali memercayakan Nasion Lasung sebagai ketua.
Ormas berbasis kedaerahan ini baru saja melaksanakan Musyawarah Cabang (Muscab) III, Minggu (26/7/2026). Peluang dari pembangunan IKN menjadi salah satu pembahasan dalam forum tersebut.
Selain itu, muscab juga merupakan ajang pemilihan Ketua DPC LPADKT Balikpapan periode 2026.-2031. Dalam sidang pleno, peserta muscab secara aklamasi memilih Nasion Lasung. Adapun peserta terdiri dari enam Dewan Pengurus Ranting beserta unsur Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) se-Kota Balikpapan.
Benahi Organisasi dan Perkuat Sinergi
Usai terpilih, Nasion menyampaikan komitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kepengurusan sebelumnya agar LPADKT Balikpapan semakin solid.
“Tentunya juga mampu menjawab tantangan ke depan. Semua kekurangan selama lima tahun kemarin, tentu akan kami perbaiki,” katanya.
Sedangkan mengenai posisi Balikpapan sebagai penyangga IKN, Nasion menaruh perhatian terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui sektor ekonomi dan penyerapan tenaga kerja lokal.
“Kami akan mengoptimalkan peran bidang ekonomi organisasi agar anggota LPADKT memiliki kesempatan lebih besar berpartisipasi dalam pembangunan IKN.” ujarnya.
Ia bahkan optimistis anggota LPADKT mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah. Pasalnya, sebagian besar anggota telah memiliki latar belakang pendidikan tinggi.
“Tinggal membutuhkan akses terhadap peluang kerja yang tersedia. Ke depan, ini yang akan terus kita dorong,” pungkasnya.
DPP LPADKT Tekankan Nilai Kebersamaan
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LPADKT A. Vendy Meru, melalui Bendahara Umum DPP LPADKT Didil, menekankan kepada seluruh kader agar tetap memegang teguh nilai dasar organisasi. Ia pun mengingatkan prinsip 5K.
“Kebersamaan, Keluargaan, Kepedulian, Kekompakan, dan Ke-happy-an,” ujarnya.
Menurutnya, prinsip tersebut harus menjadi pedoman dalam menjaga keberagaman masyarakat Kalimantan Timur. “Semboyan kita adalah ‘Damai Itu Indah’, yang harus terus kita gaungkan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan LPADKT akan terus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga keamanan wilayah, terutama di tengah dinamika pembangunan IKN.
“Jadilah ormas yang disegani, bukan ditakuti,” pungkasnya. (bro2)

