BALIKPAPAN
Beranda / DAERAH / BALIKPAPAN / Pedagang Pasar Sepinggan Terpaksa Jualan di Pinggir Jalan

Pedagang Pasar Sepinggan Terpaksa Jualan di Pinggir Jalan

Posko bantuan yang berdiri di Pasar Sepinggan. Forum Komunikasi Pedagang Pasar Sepinggan Balikpapan menyebut data 119 petak masih berpotensi bertambah karena proses sinkronisasi data pedagang masih berlangsung. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Pedagang Pasar Sepinggan, Balikpapan, berharap pembangunan tempat penampungan sementara (TPS) segera terealisasi setelah kebakaran melanda kawasan pasar pada 31 Juli lalu.

Ketua Persatuan Pedagang Pasar Sepinggan, Jupri, mengatakan percepatan pembangunan TPS menjadi kebutuhan mendesak karena sebagian besar pedagang belum dapat kembali berjualan setelah kebakaran.

“Maunya saya, termasuk mewakili pedagang, pembangunan ini cepat karena kasihan pedagang. Mereka tidak berjualan,” kata Jupri, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Jupri, kondisi tersebut membuat sebagian pedagang memilih berjualan sementara pada pagi hari di sekitar kawasan pasar. Mereka memanfaatkan bahu atau pinggir jalan hingga sekitar pukul 10.00 Wita.

“Untuk sementara mereka berhenti jualan. Sebagian ada yang mulai pagi dan diberi batas sampai jam 10. Setelah itu jalan harus digunakan lagi karena mobil lewat,” katanya.

Penerbangan di Balikpapan Tak Terdampak Asap Karhutla

Pedagang yang berjualan sementara umumnya menjajakan sayuran. Aktivitas tersebut sebagai upaya mempertahankan penghasilan sembari menunggu pembangunan TPS.

“Di pinggir-pinggirnya. Sayuran saja,” ujar Jupri.

119 Petak Pedagang Pasar Sepinggan

Terkait rencana pembangunan TPS yang akan mengakomodasi 119 petak, Jupri mengatakan angka tersebut belum final. Data tersebut masih berasal dari pencatatan Dinas Perdagangan dan masih terbuka kemungkinan adanya pedagang yang belum masuk dalam pendataan.

“Dari 119 itu masih bisa bertambah. Takutnya ada pedagang yang ketinggalan data. Hasil rapat kemarin, 119 itu masih bisa bertambah,” jelasnya.

Ia mengatakan, sejauh ini belum ada protes dari pedagang yang sudah masuk dalam data. Rencana pembagian petak juga mengarah pada prinsip satu pedagang mendapatkan satu petak.

Wali Kota Balikpapan Dorong Percepatan DBH dan Bankeu Kaltim

“Untuk sementara ini belum ada yang protes. Dari lima, misalnya, dia dapat satu, satu petak,” katanya.

Jupri berharap proses pendataan dan pembangunan TPS segera selesai sehingga pedagang tidak terlalu lama kehilangan tempat berjualan.

Bagi pedagang, kepastian tempat usaha menjadi hal penting untuk menjaga keberlangsungan aktivitas ekonomi mereka setelah kebakaran Pasar Sepinggan.

“Kami maunya cepat. Kasihan pedagang, mereka tidak berjualan,” pungkas Jupri. (bro2)

TPS Pasar Sepinggan untuk 119 Pedagang, Puing Kebakaran Dibersihkan