BERAU
Beranda / DAERAH / BERAU / Gamalis Temui Warga Biatan, Akses Jalan Jadi Keluhan Utama

Gamalis Temui Warga Biatan, Akses Jalan Jadi Keluhan Utama

Wabup Berau Gamalis menyerap aspirasi warga Biatan Ulu dan Biatan Ilir. Akses jalan rusak, pendidikan, kesehatan, dan keamanan menjadi perhatian.
Gamalis menyerap aspirasi warga Biatan Ulu dan Biatan Ilir terkait jalan, pendidikan, kesehatan, serta keamanan wilayah. (Prokopim)

BERANDAPOST.COM, TANJUNG REDEB – Jalan rusak kembali menjadi persoalan yang mengemuka saat Wakil Bupati Berau, Gamalis, menemui warga Kampung Biatan Ulu dan Biatan Ilir, Kecamatan Biatan, Minggu (9/8/2026). Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Gamalis turun langsung untuk mendengar berbagai keluhan sekaligus melihat kebutuhan masyarakat secara lebih dekat.

Camat Biatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK), serta Bagian Tata Pemerintahan Setda Berau turut mendampingi kunjungan tersebut. Pertemuan berlangsung akrab saat Gamalis berdialog dengan masyarakat dan sejumlah tokoh setempat.

Warga menyampaikan sejumlah persoalan yang masih membutuhkan perhatian pemerintah daerah. Akses jalan, pendidikan, dan kesehatan menjadi tiga kebutuhan utama yang mereka sampaikan.

Kepala Kampung Biatan Ulu, Samsul, mengatakan akses jalan menjadi kebutuhan paling mendesak. Kerusakan jalan alternatif penghubung Biatan Ulu dan Kampung Biatan Lempake membuat warga harus mencari jalur lain menuju ibu kota kecamatan.

“Untuk akses jalan sangatlah sulit karena harus menempuh jarak yang jauh untuk menuju ibu kota kecamatan. Hal ini lantaran rusaknya jalan alternatif penghubung antara Kampung Biatan Ulu dengan Biatan Lempake,” ungkapnya.

Menurut Samsul, perbaikan jalan akan membawa dampak besar bagi aktivitas masyarakat. Saat ini, warga Biatan Ulu dan Biatan Ilir harus menempuh jalur luar kampung dengan waktu perjalanan sekitar satu jam untuk mencapai ibu kota kecamatan.

“Kalau jalan bagus, jarak tempuh dari Kampung Biatan Ulu dan Biatan Ilir menuju ibu kota kecamatan hanya sekitar 45 menit,” jelasnya.

Samsul berharap Pemkab Berau memberi perhatian serius terhadap akses alternatif tersebut. Perbaikan jalan, menurutnya, akan memangkas waktu tempuh sekaligus memudahkan warga memperoleh pelayanan pada pusat pemerintahan kecamatan.

Kebutuhan warga tidak hanya menyangkut infrastruktur. Masyarakat juga menyampaikan aspirasi terkait fasilitas pendidikan dan kesehatan yang menjadi bagian penting dalam pemenuhan pelayanan dasar.

Gamalis: Dengarkan Aspirasi Warga

Gamalis menyimak satu per satu aspirasi warga. Ia menegaskan, kunjungan tersebut bertujuan melihat kondisi lapangan sekaligus mencari solusi atas persoalan yang masyarakat hadapi.

“Saya hadir untuk berdialog dan mengetahui keluh kesah masyarakat. Selain bersilaturahmi, saya juga ingin mendengarkan aspirasi warga, apa yang dialami dan mencari solusi, termasuk hal-hal yang perlu diprioritaskan ke depan,” kata Gamalis.

Menurut Gamalis, konektivitas antarwilayah kampung memegang peranan penting bagi kehidupan masyarakat. Akses yang lebih baik akan memperlancar mobilitas warga, termasuk saat mereka membutuhkan layanan pendidikan, kesehatan, maupun pusat pemerintahan kecamatan.

Persoalan pembangunan juga membutuhkan dukungan situasi wilayah yang aman. Karena itu, Gamalis mengajak masyarakat menjaga keamanan dan kondusivitas bersama.

Ia meminta warga tidak mudah terprovokasi serta tidak langsung mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Kita jaga kebersamaan dan kekeluargaan dengan baik. Kondusivitas ini harus dipertahankan,” tegasnya.

Gamalis menambahkan, Pemerintah Kabupaten Berau akan terus memperkuat sinergi dengan aparat keamanan, pemerintah kampung, organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, serta seluruh warga. (bro2)