BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Malam seputaran Jalan Martadinata, Kelurahan Mekar Sari, Balikpapan Tengah, mendadak riuh. Warga berhamburan keluar rumah saat kabar kebakaran menyebar cepat, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 22.05 WITA.
Awalnya, informasi yang beredar menyebutkan terjadi kebakaran rumah. Sejumlah relawan dan armada pemadam bergerak cepat menuju lokasi. Namun ketika pemadam tiba, situasi justru berbeda dari dugaan.
Api memang sempat muncul, tetapi bukan berasal dari bangunan. Kobaran itu datang dari tubuh seorang pria yang nekat membakar badannya sendiri.
Ketua RT 29 Mekar Sari, Sujarwo, masih mengingat detik-detik kejadian. Ia bersama warga lain langsung berlari membawa alat pemadam api ringan (APAR).
“Saya kira rumah yang terbakar. Ternyata orangnya. Kami langsung padamkan api pakai APAR,” ujarnya.
Percikan api berhasil dijinakkan dalam waktu singkat. Warga bergerak cepat, saling bahu-membahu mencegah api membesar. Dari kepanikan, upaya penyelamatan berlangsung spontan.
Dari informasi warga, pertengkaran rumah tangga menjadi pemicu aksi nekat tersebut. Dalam kondisi emosi, korban diduga menyiram bensin ke tubuhnya lalu menyalakan api.
“Awalnya cekcok suami istri. Tiba-tiba korban bakar badannya,” kata seorang warga.
Selanjutnya, petugas Bhabinkamtibmas segera mengevakuasi korban menuju puskesmas terdekat. Ia mengalami luka bakar pada bagian kepala dan sempat pingsan.
Perwira Unit Pamapta III Polresta Balikpapan, Ipda Yunus Setiawan menerima laporan melalui layanan darurat 110 terkait dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
“Korban sudah mendapat penanganan medis. Situasi lokasi juga terkendali,” jelasnya.
Polisi masih mendalami kasus ini untuk memastikan kronologi lengkap. Termasuk memeriksa sejumlah saksi dan pihak keluarga.
Saat pemeriksaan dalam dalam rumah, petugas menemukan beberapa jeriken bekas bahan bakar. Rumah itu juga berfungsi sebagai warung sembako.
Malam itu, suasana perlahan kembali tenang. Namun bagi warga sekitar, kejadian tersebut menyisakan kejutan, bahwa api yang mereka lihat bukan sekadar kebakaran, melainkan luapan emosi yang nyaris merenggut nyawa. (bro2)

