HUKUM
Beranda / HUKUM / Polres PPU Bongkar Kasus Emas Palsu hingga Sabu

Polres PPU Bongkar Kasus Emas Palsu hingga Sabu

Polres PPU ungkap kasus emas palsu, curanmor, pencurian proyek hingga jaringan sabu. Total barang bukti sabu capai 18,19 gram. (Berandapost.com)

BERANDAPOST.COM, PENAJAM – Kepolisian Resor Penajam Paser Utara (Polres PPU) berhasil mengungkap beragam kasus dalam dua bulan terakhir. Dari penipuan emas hingga jaringan narkotika pada periode Maret-April 2026.

Kapolres PPU, AKBP Andreas Alek Danantara, memaparkan kasus pertama yang menyita perhatian adalah penipuan emas.

“Pelaku berinisial HL (50) bersama dua anaknya menjalankan aksi dengan modus nota palsu. Namun salah satu anaknya NR kini menjadi buronan,” katanya, Selasa (14/4/2026).

Aksi itu terjadi terhadap sebuah toko emas yang lokasinya Kelurahan Petung. Pelaku menjual gelang 15,1 gram dengan nota palsu. Korban membeli seharga Rp22,6 juta. Namun setelah melakukan uji, emas tersebut ternyata palsu.

“Kami mengamankan barang bukti berupa gelang, nota, rekaman CCTV, hingga mobil milik pelaku,” paparnya.

Minyakita Tak Sesuai Takaran, Polda Kaltim Tahan Direktur JASM

Kasus lain yang terungkap adalah pencurian kendaraan bermotor. Tiga pelaku mencuri motor dalam kawasan Nipah-Nipah dengan memanfaatkan kunci yang masih tergantung.

“Para pelaku berencana mengubah warna motor untuk menjual kembali. Hasilnya untuk membeli narkotika,” sebutnya.

Selain itu, polisi juga menangkap dua pelaku pencurian dalam gudang proyek milik Hutama Karya. Mereka mencuri AC dan material aluminium dengan kerugian sekitar Rp20 juta.

“Salah satu pelaku tertangkap tangan oleh penjaga gudang saat membawa tas berisi pipa tembaga dan remote AC,” paparnya.

Sedangkan pengungkapan terbesar datang dari kasus narkotika. Polisi membongkar jaringan sabu dalam Kecamatan Sepaku.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kutai Timur Tersangka Korupsi RPU

“Awalnya dua pelaku kami tangkap dengan barang bukti kecil. Dari pengembangan, hasilnya, kami menangkap bandar berinisial ES (46),” bebernya.

Dalam penggeledahan, petugas menemukan 13 paket sabu dengan total berat lebih dari 17 gram. Secara keseluruhan, polisi menyita 18,19 gram sabu dari jaringan tersebut. (bro1)