NASIONAL
Beranda / TOPIK / NASIONAL / Ketua MPR Kagumi Bandara IKN, Ahmad Muzani: Megah

Ketua MPR Kagumi Bandara IKN, Ahmad Muzani: Megah

Ketua MPR RI Ahmad Muzani tiba di IKN dan tinjau bandara serta kawasan inti. Infrastruktur jadi kunci pemindahan pusat pemerintahan. (HO - Humas Otorita IKN)

BERANDAPOST.COM, NUSANTARA – Deru mesin pesawat TNI AU jenis Boeing 737 memecah keheningan Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN). Roda pesawat menyentuh landasan, menandai kedatangan rombongan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) ke IKN, Senin (20/4/2026).

Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, tampak singkat memberi kesan. Namun maknanya cukup kuat.

“Saya cuma bisa menyampaikan bandara itu cukup megah,” ujarnya.

Ucapan sederhana itu seolah merangkum kesan pertama terhadap pintu masuk utama Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP). Landasan pacu sepanjang 3.000 meter dengan lebar 45 meter kini siap melayani pesawat berbadan besar. Akses menuju pusat pemerintahan pun semakin terbuka.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menilai kehadiran rombongan MPR memiliki arti penting.

Bentuk Satgas, Kemenhaj dan Polri Perketat Pengawasan Haji Ilegal

“Yang kedua ini cukup spesial, karena MPR menjadi legislatif pertama yang mendarat langsung di Bandara IKN,” tuturnya.

Dari bandara, rombongan bergerak menuju kantor Otorita IKN. Paparan perkembangan pembangunan menjadi agenda awal. Setelah itu, langkah berlanjut ke sejumlah titik strategis.

Lahan calon gedung MPR menjadi salah satu fokus utama. Area ini kelak menjadi pusat aktivitas parlemen. Peninjauan juga menyasar fasilitas pendukung, mulai rumah sakit hingga masjid, guna memastikan kesiapan layanan dasar.

Pelaksana Tugas Sekjen MPR RI, Siti Fauziah, menegaskan kunjungan ini memberi gambaran utuh bagi lembaga legislatif.

“Sekaligus menjadi dasar pertimbangan dalam mendukung rencana pemindahan pusat pemerintahan,” ujarnya.

MPR RI Perkuat Dukungan Pembangunan Kawasan Legislatif di IKN

Ia juga mengingatkan bahwa perpindahan lembaga negara masih bergantung pada kesiapan infrastruktur. “Kalau itu sudah siap, baru kita bisa bicara pemindahan ASN dari legislatif, yudikatif, dan eksekutif,” tegasnya.

Sejak 2022, konsep gedung MPR telah lahir melalui sayembara desain. Kini, rancangan tersebut memasuki tahap penyesuaian agar selaras dengan perkembangan kawasan. (bro2)