BERANDAPOST.COM, BALIKPAPAN – Ramadan dan Idulfitri selalu menghadirkan cerita mobilitas. Jalan ramai, bandara padat, dan satu lagi yang ikut melonjak, yakni aktivitas digital.
Dari lonjakan itu, Telkomsel memastikan konektivitas tetap terjaga. Selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 H (RAFI 2026), jaringan tetap stabil tanpa gangguan berarti.
VP Area Network Operations Telkomsel Pamasuka, Anky Arief Priyagung, menegaskan pentingnya momen ini bagi pelanggan.
“Kami terus memantau performa layanan dan melakukan penguatan pada titik-titik prioritas. Supaya koneksi tetap stabil ketika pelanggan membutuhkan, baik untuk silaturahmi, perjalanan, maupun aktivitas digital sehari-hari,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (13/4/2026).
Telkomsel telah melakukan berbagai persiapan sejak awal Ramadan. Penguatan jaringan titik prioritas, pemantauan berbasis AI, hingga kesiapan tim lapangan berjalan bersamaan. Semua demi satu hal, yaitu pelanggan tetap terhubung kala momen penting.
Pergerakan pelanggan pun mencerminkan besarnya arus mudik. Data internal Telkomsel Pamasuka mencatat puncak mobilitas mencapai 807 ribu pelanggan pada H+2 Lebaran. Arah pergerakan terbesar menuju Sulawesi, Kalimantan, dan Papua.
Lonjakan mobilitas itu beriringan dengan peningkatan trafik data. Payload mencapai 17,4 PetaByte, naik 10,4 persen dari hari biasa.
Penggunaan WhatsApp dan TikTok Melonjak
Wilayah Sulawesi mencatat pertumbuhan tertinggi, kemudian menyusul Maluku-Papua dan Kalimantan. Dari balik angka itu, ada kebiasaan yang berubah. Silaturahmi kini tidak hanya tatap muka, tetapi juga lewat layar.
Aplikasi seperti WhatsApp, TikTok, Facebook, Instagram, dan YouTube mendominasi. WhatsApp bahkan mencatat lonjakan tertinggi hingga 38,13 persen. Percakapan, panggilan suara, hingga video call menjadi jembatan rindu saat Lebaran.
Kategori layanan komunikasi menjadi penyumbang terbesar, tumbuh 37,32 persen. Media sosial naik 34,61 persen. Sementara e-commerce juga ikut terdorong hingga 29,7 persen.
Untuk mengantisipasi lonjakan ini, Telkomsel memperkuat 71 titik prioritas. Mulai jalur mudik, bandara, pelabuhan, kawasan wisata, hingga permukiman padat.
Telkomsel juga menggunakan teknologi berbasis Machine Learning (ML) dan Autonomous Network. Hasilnya, 97,2 persen gangguan tertangani tepat waktu, dengan ketersediaan layanan mencapai 99,5 persen. (bro2)

