EKONOMI
Beranda / EKONOMI / PF-Lestari Berbasis AI, Pertamina Foundation Perkuat Pemantauan Lingkungan

PF-Lestari Berbasis AI, Pertamina Foundation Perkuat Pemantauan Lingkungan

Pertamina Foundation meluncurkan PF-Lestari berbasis AI untuk memantau keanekaragaman hayati, rehabilitasi hutan, dan pelaporan ESG yang lebih akurat. (Istimewa)

BERANDAPOST.COM, JAKARTA – Transformasi digital kini turut memperkuat upaya pelestarian lingkungan. Menjawab kebutuhan akan pelaporan yang lebih transparan, akurat, dan sejalan dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), Pertamina Foundation menghadirkan PF-Lestari, sistem pemantauan keanekaragaman hayati berbasis artificial intelligence (AI).

Teknologi ini memadukan kecerdasan buatan dan analisis spasial untuk memantau kondisi lingkungan secara lebih cepat dan presisi. PF-Lestari mampu mengukur indeks kesehatan vegetasi, mendeteksi perubahan tutupan lahan, hingga mengestimasi jumlah pohon (tree count).

Platform tersebut lengkap dengan fitur pemetaan presisi yang memungkinkan pengguna mengamati profil tutupan lahan dan kondisi topografi secara menyeluruh. Berbagai fitur itu mempermudah inventarisasi digital jenis tanaman, pencatatan riwayat perawatan, serta pemetaan awal potensi penyerapan karbon pada kawasan penanaman.

Presiden Direktur Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari, mengatakan pengembangan PF-Lestari berawal dari tantangan pengelolaan data keanekaragaman hayati yang masih tersebar dan sulit terpantau secara berkala.

“Melalui PF-Lestari, kami mengintegrasikan proses pemantauan, analisis, dan pelaporan agar berjalan lebih efisien dan akurat. Saat ini, implementasi PF-Lestari pada berbagai area program Hutan Lestari untuk mendukung rehabilitasi lahan kritis Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK),” katanya, Senin (6/7/2026).

Penumpang Pesawat Domestik dari Balikpapan Naik 5,95 Persen

Melalui teknologi tersebut, Pertamina Foundation mendukung pendataan penanaman pohon endemik dan multi-purpose tree species (MPTS). Sistem ini juga memperkuat kegiatan riset serta edukasi dalam bidang kehutanan.

Inovasi Sistem PF-Lestari

PF-Lestari memiliki dashboard terintegrasi yang memudahkan pengelolaan data lapangan. Sistem tersebut mampu mengestimasi tingkat keberhasilan tumbuh tanaman (survival rate), menghitung potensi cadangan karbon, sekaligus menghasilkan evaluasi program yang lebih terukur dan akuntabel.

“Potensi PF-Lestari menghasilkan Value Creation Rp2,19 miliar, dengan dukungan replikasi internal, ekspansi ke Pertamina Group, dan komersialisasi eksternal,” ucap Agus.

Inovasi PF-Lestari mendapat apresiasi dalam ajang Annual Pertamina Quality Award (APQA) 2026 dengan meraih predikat Platinum pada kategori PC-Prove.

APQA merupakan ajang penghargaan tahunan yang memberikan apresiasi terhadap implementasi empat pilar manajemen kualitas dalam lingkungan PT Pertamina (Persero). Program tersebut telah berlangsung sejak 2010.

Harga Emas 5 Juli 2026: Antam Naik, Galeri 24 dan UBS Stabil

“Ini merupakan kali pertama Pertamina Foundation berpartisipasi dalam APQA dan langsung berhasil meraih predikat Platinum. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa inovasi yang kami kembangkan telah memenuhi standar kualitas tinggi, sekaligus motivasi besar bagi kami untuk terus berinovasi dalam mendukung program lingkungan yang lebih akuntabel dan berkelanjutan,” tutup Agus. (bro2)