BERANDAPOST.COM, TANA PASER – Riuh dukungan memenuhi arena Paser International Table Tennis Championship 2026 saat Bupati Paser Fahmi Fadli melangkah ke meja pertandingan. Tak sekadar membuka kejuaraan, orang nomor satu Kabupaten Paser itu memilih ikut merasakan atmosfer persaingan dengan turun langsung pada nomor tunggal putra dan ganda veteran, Kamis (23/7/2026).
Ratusan warga yang memadati GOR Sadurengas memberikan dukungan sepanjang pertandingan. Sorakan penonton menjadi suntikan semangat bagi Fahmi yang tampil penuh determinasi menghadapi lawan-lawan tangguh.
Pada nomor tunggal putra, Fahmi harus menghadapi pemain-pemain muda yang usianya terpaut jauh darinya. Meski demikian, pertandingan berlangsung ketat dengan reli-reli panjang yang beberapa kali mengundang tepuk tangan penonton.
Kemampuan Fahmi mengembalikan bola membuat pertandingan berjalan seimbang dan penuh kejutan. Walau belum berhasil meraih kemenangan, penampilannya mampu menghadirkan tontonan yang menghibur sekaligus menegangkan.
Setiap pukulan dan pengembalian bola yang dilancarkan sang bupati memancing sorak-sorai penonton. Atmosfer pertandingan pun semakin semarak.
Motivasi Atlet Menuju Porprov
Usai pertandingan, Fahmi mengatakan keikutsertaannya bukan semata untuk berkompetisi. Ia ingin memberikan motivasi kepada atlet-atlet lokal agar terus meningkatkan kemampuan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur.
“Pertandingan ini juga untuk melatih bakat para atlet kita dalam ajang Porprov November mendatang, dan keikutsertaan saya semoga menjadi inspirasi bagi mereka untuk terus mengasah kemampuan,” ujarnya.
Fahmi juga menilai kejuaraan tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Paser dalam mengembangkan sektor sport tourism.
Menurutnya, setelah sukses menggelar turnamen tingkat nasional, tahun ini kejuaraan meningkat menjadi level internasional sebagai upaya memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas.
“Kegiatan yang kita lakukan ini merupakan event kedua yang kita laksanakan, sebelumnya tingkat nasional dan kali ini tingkat internasional. Kegiatan ini sebagai wujud program Paser sport tourism untuk mengangkat potensi daerah kita,” jelas Fahmi.
Melalui penyelenggaraan kejuaraan internasional ini, Pemerintah Kabupaten Paser berharap olahraga tidak hanya menjadi ajang pembinaan prestasi, tetapi juga mampu menarik kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian daerah. (bro2)

